<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yayasan Roemah Bekam Indonesia</title>
	<atom:link href="http://yarobbi.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yarobbi.com</link>
	<description>&#34;Rahasia sinergisitas Pengobatan Medis Modern, TCM dan Thibbun Nabawi dalam Terapi Bekam&#34;</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 May 2012 06:30:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Racun Nyamuk atau Racun Manusia</title>
		<link>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/racun-nyamuk-atau-racun-manusia</link>
		<comments>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/racun-nyamuk-atau-racun-manusia#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 04:38:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bulletin Ash Shihah]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya obat nyamuk]]></category>
		<category><![CDATA[efek obat nyamuk]]></category>
		<category><![CDATA[obat nyamuk]]></category>
		<category><![CDATA[obat nyamuk bakar]]></category>
		<category><![CDATA[obat nyamuk elektrik]]></category>
		<category><![CDATA[obat nyamuk semprot]]></category>
		<category><![CDATA[Racun Nyamuk atau Racun Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[zat aktif dalam obat nyamuk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yarobbi.com/?p=3221</guid>
		<description><![CDATA[Yarobbi.com &#124; Bulletin Ash-Shihah &#124; Racun Nyamuk atau Racun Manusia Racun Nyamuk atau Racun Manusia, Siapa yang tak kenal dengan obat nyamuk, dari obat nyamuk bakar, elektrik, maupun semprot maupun reppelent/oles. Musim pancaroba seperti saat ini memang cenderung populasi nyamuk meningkat. Tetap waspada terhadap penyakit yang di bawa nyamuk itu harus, tetapi tetap pilih cara yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Yarobbi.com | Bulletin Ash-Shihah | Racun Nyamuk atau Racun Manusia</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone" title="Racun Nyamuk atau Racun Manusia" src="https://encrypted-tbn0.google.com/images?q=tbn:ANd9GcQnBZkbTMMubKHc_qdQqEFuyWoSex0UOR-YCKKlg4Lk-LQWfPS43g" alt="Racun Nyamuk atau Racun Manusia" width="156" height="152" /><em>Racun Nyamuk atau Racun Manusia</em>, Siapa yang tak kenal dengan obat nyamuk, dari obat nyamuk bakar, elektrik, maupun semprot maupun reppelent/oles. Musim pancaroba seperti saat ini memang cenderung populasi nyamuk meningkat. Tetap waspada terhadap penyakit yang di bawa nyamuk itu harus, tetapi tetap pilih cara yang aman dan juga sehat.<br />
Banyak beredar obat nyamuk di pasaran banyak pilihan merek dan bentuk, tetapi amankah semuanya? Yuk.. kita kenali lebih dekat lagi seluk beluk obat nyamuk. Pertama, prinsip dasar yang harus dipahami adalah bahwa zat yang diapakai dalam obat nyamuk adalah racun dan tidak ada racun yang benar-benar aman.</p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Racun Nyamuk atau Racun Manusia</span></h2>
<p style="text-align: justify;"><strong>Zat Aktif  Produk Antinyamuk<br />
</strong>Ada beberapa zat aktif yang terdapat pada obat nyamuk. Diantaranya adalah Diklorvos atau DDVP (<em>dichlorovynil dimetyl phosfat</em>). Zat ini adalah zat turunan chlorine yang memang telah dilarang dipakai selama puluhan tahun di seluruh dunia. Menurut klasifikasi oleh WHO (<em>World Health Organization</em>), zat ini termasuk racun kelas 1, yakni berdaya racun paling tinggi. Efeknya pada kesehatan dapat merusak syaraf, mengganggu pernafasan, jantung, sistem reproduksi dan memicu kanker. Zat aktif ini sudah dilarang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Namun, untuk keamanan, kita tetap perlu mengecek di kemasan apakah masih ada yang menggunakan diklorvos ini, baik untuk obat nyamuk semprot, bakar, maupun elektrik.<br />
Kemudian, zat aktif lain di dalam produk antinyamuk adalah propoxur. Berdasarkan kategori WHO, zat ini termasuk kelas II, yaitu tergolong <em>moderately hazardous</em> atau racun kelas menengah. Walaupun keberadaannya masih ditolerir, tetapi zat ini juga sangat berbahaya karena dapat menurunkan aktivitas enzim yang berperan pada saraf transmisi dan berpengaruh buruk pada hati dan sistem reproduksi. Di luar negeri, zat ini telah dilarang. Di Indonesia belum, untuk itu konsumen harus lebih cermat memperhatikan apakah zat aktif ini masih berada di produk antinyamuk. Jikapun ada, perhatikan kadar zat aktif dan bandingkan dengan produk lain.<br />
Tingkatan zat aktif produk antinyamuk yang lebih dapat ditolerir adalah dari jenis <em>transfluthrin, bioallethrin, d-allethrin, pralethrin </em>dan<em> cyphenothrin.</em> Zat aktif ini relativ aman, tetapi tidak dapat membunuh nyamuk <em>Culex sp</em>, yaitu nyamuk yang biasa menggigit manusia pada malam hari. Walaupun tidak dapat membunuh nyamuk, zat aktif ini tetap tidak disukai oleh nyamuk dan akan menyebabkan nyamuk pergi menghindar.<br />
Selain zat aktif diatas, terdapat juga produk nyamuk oles yang pada umumnya menggunakan zat aktif DEET (<em>Diethyl-toluamide</em>). Zat aktif pada produk antinyamuk oles ini bersifat korosif sehingga dapat menyebabkan iritasi kulit, membahayakan kulit yang luka dan selaput lendir tubuh. Jadi, dalam memilih produk antinyamuk oles ini juga harus memperhatikan kadar DEET didalam produk tersebut. Semakin tinggi kadarnya, maka akan semakin tinggi tingkat korosivitasnya terhadap kulit. Dan tingkat korosif ini tidak dipengaruhi oleh klaimnya yang mengandung zat pelembut/pelembab kulit. Bahkan setelah ditambahi embel2 menggunkan Aloe Vera atau zat pelembab lain tetap saja berbahaya, jangan gunakan pada kulit yang sensitif atau anak dibawah usia 2 tahun.<br />
<em>Racun Nyamuk atau Racun Manusia</em>, Jadi dari jenis informasi zat aktif tersebut, konsumen dapat memilih jenis zat aktif yang paling aman. Kalaupun sama (jenisnya), maka konsumen dapat memilih yang kadarnya paling rendah. Informasi jenis zat aktif dan kadarnya ini dapat dilihat pada kemasan produk. Jadi, perhatikan dengan cermat tulisan pada kemasan produk, bukan hanya sekedar membaca klaim produk.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Racun Nyamuk atau Racun Manusia</h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilih yang alami<br />
</strong>Kembali ke alam adalah pilihan yang tepat. Kelambu adalah bisa jadi pilihan untuk anti nyamuk yang aman, tapi sering kali kita tak mau ribet untuk bongkar pasang ada juga yang tak begitu suka karena terkesan tak rapi. Selain itu ada pilihan lain dengan menggunakan tanaman pengusir nyamuk. Beberapa alternative tanaman ternyata ampuh mengusir nyamuk. Diantaranya adalah tanaman Zodia (<em>evodia suaveolens scheff</em>), tanaman Lavender (lavandula angustifolia), Geranium, Tembeleka (<em>Lantana camara</em>), <em>Rosemary, Citrosa Mosquito Fighter, Mintrosa of Lady Diana, Citrosa Queen of Lemon </em>dan<em> Marigold</em>. Beberapa tanaman ini dapat difungsikan di dalam rumah, asalkan tetap ada perawatan untuk secara berkala mendapat sinar matahari. Dengan tanaman ini, tentu keamanan dan keselamatan lebih terjamin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em><a title="Racun Nyamuk atau Racun Manusia" href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=2&amp;ved=0CDYQFjAB&amp;url=http%3A%2F%2Fherbasinergi.com%2Fproducts-page%2Fproduk-herba-sinergi%2Fsambiloto&amp;ei=54uwT4jcJsmGrAeHoJSFBA&amp;usg=AFQjCNHEQ4dqpfbGgffDVSjEoOEhj7EJwQ&amp;sig2=5vDVZK00xnwP1YX3H26f7w">Racun Nyamuk atau Racun Manusia</a></em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/racun-nyamuk-atau-racun-manusia/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan</title>
		<link>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/kurma-penguat-di-masa-masa-persalinan-2</link>
		<comments>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/kurma-penguat-di-masa-masa-persalinan-2#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 May 2012 04:44:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bulletin Ash Shihah]]></category>
		<category><![CDATA[efek kurma]]></category>
		<category><![CDATA[energi persalinan]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan kurma]]></category>
		<category><![CDATA[kurma]]></category>
		<category><![CDATA[kurma dan persalinan]]></category>
		<category><![CDATA[Kurma Penguat di Masa-masa Persalinan]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat kurma]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian tentang kurma]]></category>
		<category><![CDATA[penguat kandungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yarobbi.com/?p=3211</guid>
		<description><![CDATA[Yarobbi.com &#124; Bulletin Ash-Shihah &#124; Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan, Siapa tak kenal kurma? Hampir semua orang sudah akrab dengan buah Arab ini. Buah manis berbentuk lonjong ini sering kali dikonsumsi ketika berbuka puasa. Dari berbagai manfaat yang ada, salah satu manfaat yang sangat berguna bagi kehamilan adalah memperkuat rahim, sehingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yarobbi.com | Bulletin Ash-Shihah | Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone" title="Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan" src="https://encrypted-tbn2.google.com/images?q=tbn:ANd9GcSRn_J6A41TWZ8gYRDv_DiQW8qQdrZrRnTKTyRAJ3SixhC-93Xx" alt="Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan" width="238" height="180" /></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan</em>, Siapa tak kenal kurma? Hampir semua orang sudah akrab dengan buah Arab ini. Buah manis berbentuk lonjong ini sering kali dikonsumsi ketika berbuka puasa. Dari berbagai manfaat yang ada, salah satu manfaat yang sangat berguna bagi kehamilan adalah memperkuat rahim, sehingga dianggap mampu memudahkan proses persalinan. Sebagaimana kisah Maryam <em>Al Adzra </em>dalam firman Allah swt. dalam QS. Maryam ayat 23 – 26, “<em>Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia (Maryam) berkata,”Wahai, betapa (baiknya) aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan.” Maka, dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah,”Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. </em><em>Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu&#8230;,”</em> Lalu, apa yang menjadikan kurma sebagai makanan pilihan ketika Maryam <em>Al Adzra </em>akan melahirkan?</p>
<h2 style="text-align: justify;">Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan</h2>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mengenal Buah Kesukaan Nabi<br />
</strong>Kurma (Arab: <em>Tamr</em>, latin: <em>Phoenix dactylifera</em>) adalah tanaman palma (<em>Arecaceae</em>) dalam genus <em>Phoenix</em> dan buahnya dapat dimakan. Buahnya yang manis berbentuk lonjong dengan ukuran 2-7,5 cm ini memiliki bermacam-macam warna antara cokelat gelap, kemerahan, kuning muda dan putih. Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi sekitar 15-25 m, tumbuh secara tunggal atau membentuk rumpun pada sejumlah batang dari sebuah sistem akar tunggal. Walaupun tempat asalnya tidak diketahui karena telah sejak lama dibudidayakan, kemungkinan tanaman ini berasal dari tanah sekitar Teluk Persia.<br />
Allah swt. pun telah memperkenalkannya pada manusia dalam QS. Ar Rahman: 11, “<em>Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.”<br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan</em></p>
<p style="text-align: justify;">Kurma merupakan kombinasi alamiah antara makanan sumber energi dan sumber zat-zat gizi penting karena kurma mengandung berbagai macam karbohidrat, vitamin, dan mineral.</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Karbohidrat<br />
Dalam buah kurma, karbohidrat adalah komponen utama yang berfungsi sebagai penyuplai energi tubuh. Kadar karbohidrat dalam kurma berkisar sekitar 60% pada <em style="text-align: justify;">ruthab</em><span class="Apple-style-span" style="text-align: justify;"> (kurma basah) dan 70% pada </span><em style="text-align: justify;">tamr</em><span class="Apple-style-span" style="text-align: justify;"> (kurma kering). Karbohidrat ini terdiri dari glukosa, fruktosa, sukrosa dan sejumlah kecil polisakarida (sellulosa dan pati), sejumlah kecil senyawa-senyawa turunan karbohidrat seperti pectin, dan serat kasar. Adanya serat kasar dalam makanan kita bisa menghindarkan masalah sulit buang air besar, sedangkan adanya pectin membawa efek menurukan kolesterol.<br />
</span>Energi yang terkandung dalam buah kurma segar (kandungan airnya 86%) adalah sebesar 406,14 kJ (96,7 kkal) per 100 g buah segar. Kurma kering (kadar airnya kurang dari 20%, konsistensinya seperti kismis) mengandung energi sebanyak 1680 kJ (340 – 400 kkal). Ini berarti 100 g kurma dapat menyumbang kebutuhan energi sebesar 14 – 17% dari total energi standar yang diperlukan per hari (standar laki-laki 70 kg, sedangkan wanita 55 kg).</li>
<li style="text-align: justify;">Mineral<br />
Zat mineral yang terdapat dalam kurma adalah kalsium, fosfor, kalium, belerang, batrium, khlor, magnesium, besi, mangan, tembaga, kobalt,seng, khrom, yodium dan fluor. Yang menarik, kandungan besi kurma per 100 g buah kering dari varietas tertentu bisa memenuhi kebutuhan zat besi manusia per hari dalam semua situasi. Kurma merupakan solusi prkatis terapi suplementasi zat besi dalam kasus-kasus anemia selama masa anak-anak, hamil, dan dalam kasus <em style="text-align: justify;">haemorrhages</em><span class="Apple-style-span" style="text-align: justify;"> (perdarahan) yang timbul akibat menstruasi, </span><em style="text-align: justify;">parturition</em><span class="Apple-style-span" style="text-align: justify;"> atau terluka. Cara ini memiliki kelebihan dibanding metode suplementasi zat besi dalam bentuk tablet yang bisa menimbulkan berbagai efek samping mual, sakit kepala, dan hilang nafsu makan. Di samping itu zat besi dalam kurma akan lebih mudah diserap tubuh dengan adanya glukosa, fruktosa dan vitamin C dalam kurma yang masing-masing telah diketahui membantu absorpsi zat besi oleh tubuh. Selain itu memakan kurma tidak memerlukan resep dokter sebagaimana zat besi dalam tablet. Untuk menjamin asupan zat besi per hari diperlukan 100 g kurma kering. Hal ini jika hanya mengandalkan kurma satu-satunya sumber zat besi.</span></li>
<li style="text-align: justify;">Vitamin<br />
Golongan vitamin yang terdapat dalam buah kurma adalah thiamin atau vitamin B1, riboflavin atau vitamin B2, biotin, asam folat , asam askorbat atau vitamin C, pro-vitamin A (<em>beta</em> <em>carotene</em>), nicotinamide, retinol equivalent, asam pantotent dan vitamin B6. Dalam setiap 100 gr kurma kering terkandung vitamin A 90 IU, tiamin 93 mg, riboflavin 114 mg, niasin 2 mg dan kalium 667 mg. Sedangkan zat gizi lain yang terkandung dalam kurma adalah 20% protein dan 3% lemak. Tak heran jika buah ini di sebut dengan buah manjam (tambang) karena banyaknya zat-zat penting yang terkandung di dalamnya.</li>
</ol>
<h3 style="text-align: justify;">Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan</h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>Buah Pilihan untuk Kehamilan dan Masa Persalinan<br />
</strong><em>Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan</em>, Kenapa dipilihkan kurma masak yang masih basah untuk wanita yang hendak melahirkan?<br />
Karena buah kurma memiliki khasiat hebat bagi wanita yang akan melahirkan. Pada buah <em>t</em><em>amr</em> (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.<br />
<em>Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan</em>, Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah <em>ruthab</em> (kurma basah) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistol-nya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke seluruh tubuh-red). Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya.<br />
Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya: “<em>Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah</em>”<br />
<em>Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan</em>, Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula. Hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistol-nya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke seluruh tubuh-red). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam <em>ruthab</em> (kurma basah). Kandungan gula dalam <em>ruthab</em> sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh”<br />
Selain itu, buah kurma matang sangat kaya dengan unsur kalsium dan besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan, bahkan Allah Subhaanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Maryam <em>Al-Adzra</em> (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan). Kadar besi dan kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Kadar zat besi dan kalsium yang dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan kalsium merupakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Alasannya, dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.<br />
Buah kurma berfungsi mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oksitosin yang dapat membantu proses kelahiran. Hormon oksitosin adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.<br />
Menurut pelbagai penelitian ilmiah pula memang terbukti bahwa kurma masak yang masih basah memiliki pengaruh yang setara dengan obat-obat melalui proses farmasi (medis) untuk memperlancar proses persalinan, juga membantu keselamatan ibu dan janinnya secara bersamaan, disamping untuk mengikat rahim usai proses bersalin secara langsung. Selain itu, kurma juga membantu mencegah timbulnya pendarahan akibat melahirkan, dan mengembalikan rahim ke posisinya yang normal sebelum masa hamil.<br />
Sementara Dr. Hayat Khafaji menjelaskan pentingnya kurma masak yang masih basah saat persalinan dengan mengatakan, “Sesungguhnya kurma mengandung sejumlah besar zat gula ringan yang mudah dicerna dan dihisap oleh tubuh, seperti glukosa. Sebagaimana yang telah dimaklumi, kandungan zat-zat gula tersebut merupakan sumber energi utama. Sehingga kurma adalah makanan terbaik untuk membentuk otot. Sementara otot rahim adalah otot terbesar dalam tubuh manusia.<br />
<em>Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan</em>, Demikianlah beberapa khasiat yang berhasil disingkap oleh para pakar medis modern setelah berlalu ratusan tahun dari turunnya wahyu Allah yang telah menganjurkan wanita-wanita bersalin untuk mengonsumsi kurma. Mahasuci Allah yang telah menciptakan manusia dan memberinya petunjuk untuk melakukan apa saja yang berguna bagi dirinya, dan berguna pula untuk mengatur kondisinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em style="text-align: -webkit-center;">“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Dan apakah Rabbmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu” </em>(QS. Fushshilat [41]:53)</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong><em>Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan</em></strong></span></p>
<p>(Artikel <em><a title="Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan" href="http://herbasinergi.com/products-page/uncategorized/aiye">Kurma, Penguat di Masa-masa Persalinan</a></em> Dari berbagai sumber)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/kurma-penguat-di-masa-masa-persalinan-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerdas Memilih Kontrasepsi</title>
		<link>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/cerdas-memilih-kontrasepsi</link>
		<comments>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/cerdas-memilih-kontrasepsi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 04:05:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bulletin Ash Shihah]]></category>
		<category><![CDATA[Alat kontrasepsi]]></category>
		<category><![CDATA[Cerdas Memilih Kontrasepsi]]></category>
		<category><![CDATA[dr. dyah andari]]></category>
		<category><![CDATA[efek kontrasepsi]]></category>
		<category><![CDATA[efek kontrasepsi buatan]]></category>
		<category><![CDATA[efek samping kontrasepsi buatan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga berencana]]></category>
		<category><![CDATA[kontrasepsi alami]]></category>
		<category><![CDATA[kontrasepsi buatan]]></category>
		<category><![CDATA[kontrasepsi halal]]></category>
		<category><![CDATA[memilih kntrasepsi alami dan halal]]></category>
		<category><![CDATA[memilih kontrasepsi]]></category>
		<category><![CDATA[mengatur jarak kelahiran]]></category>
		<category><![CDATA[mengatur kelahiran]]></category>
		<category><![CDATA[metode kontrasepsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yarobbi.com/?p=3201</guid>
		<description><![CDATA[Yarobbi.com &#124; Bulletin Ash-Shihah &#124; Cerdas Memilih Kontrasepsi dr. Dyah Andari (Penulis buku memilih kontrasepsi alami dan halal) Pengaturan jarak kelahiran dalam rumah tangga dewasa ini sudah menjadi kebutuhan. Maka ilmu mengenai kontrasepsi menjadi ilmu yang harus dikuasai oleh setiap pasangan yang hendak menikah maupun yang sudah memasuki bahtera rumah tangga. Bagaimanapun dengan kemampuan kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Yarobbi.com | Bulletin Ash-Shihah | Cerdas Memilih Kontrasepsi</p>
<p style="text-align: center;" align="center"><strong>dr. Dyah Andar</strong><strong>i<br />
</strong>(Penulis buku memilih kontrasepsi alami dan halal)</p>
<p style="text-align: center;" align="center"><img class="alignnone" title="Cerdas Memilih Kontrasepsi" src="https://encrypted-tbn3.google.com/images?q=tbn:ANd9GcSH99tkqbsCRIT6LKy-pkh73J0Execx98r9saw1QXjemeWWbDZF" alt="Cerdas Memilih Kontrasepsi" width="266" height="189" /></p>
<p style="text-align: justify;" align="center">Pengaturan jarak kelahiran dalam rumah tangga dewasa ini sudah menjadi kebutuhan. Maka ilmu mengenai kontrasepsi menjadi ilmu yang harus dikuasai oleh setiap pasangan yang hendak menikah maupun yang sudah memasuki bahtera rumah tangga. Bagaimanapun dengan kemampuan kita yang terbatas ini dibanding dengan kompleksnya masalah yang harus kita hadapi, sangat wajar sekali jika kita memerlukan waktu jeda. Jeda waktu kita butuhkan untuk memberi kesempatan kepada kita untuk terus belajar baik tentang pengelolaan rumah tangga, pengasuhan anak, pengembangan diri, peran dakwah dan sosial. Tentunya hal tersebut sulit diwujudkan jika setiap tahun kita selalu disibukkan dengan urusan kehamilan maupun kelahiran.<br />
Dr. Utami Roesli dalam sebuah seminar laktasi menjelaskan bahwa pernah dilaporkan untuk waktu tercepat seorang perempuan berpeluang terjadi ovulasi kembali adalah minimal 52 hari atau minimal 2 bulan setelah masa nifas. Adanya ovulasi menandakan bahwa wanita akan berpeluang hamil kembali jika dibuahi. Maka kehamilan yang terjadi demikian sering disebut dengan istilah supervendulasi. Artinya jika kita tidak mampu mengatur, seorang wanita setiap tahun berpeluang melahirkan seorang bayi. Bisa dibayangkan betapa luar biasa kerja keras yang harus ditanggung oleh rumah tangga demikian. Saat seorang wanita harus menjalankan tugas ganda yaitu  hamil sekaligus menyusui dalam waktu bersamaan.<br />
Kehamilan dan kelahiran yang terlalu dekat akan sangat menguras nutrisi dan materi dasar lainnya bagi sang ibu. Selain itu keharmonisan hubungan pasutri, beban fisik dan pskis suami serta tumbuh kembang bagi sang kakak bayi menjadi pertimbangan lain yang menjadi alasan kenapa kita harus menguasai ilmu pengaturan jarak kelahiran ini.<br />
Saat ini banyak pilihan didepan kita berbagai metode dan sarana yang bisa digunakan dalam pengaturan jarak kelahiran (kontrasepsi). Kita membagi menjadi kontrasepsi konvensional (yang sering kita kenal dengan berbagai metode kontrasepsi saat ini seperti hormonal (pil, suntik, susuk), mekanik (kondom, iud/spiral), Steril (vasektomi dan tubektomi). Kedua adalah kontrasepsi alami yaitu upaya mengaturan jarak kelahiran berdasar pada pendeteksian masa subur (ovulasi) dan penghindaran hubungan seksual pada waktu-waktu itu. Secara teknis, tidak memerlukan penggunaan obat maupun alat yang dikenakan ke dalam organ reproduksi, baik pria maupun wanita.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Cerdas Memilih Kontrasepsi</h2>
<p style="text-align: justify;"><strong>Manakah yang harus kita pilih<br />
</strong>Metode kontrasepsi yang ideal bagi setiap pasutri adalah efektif, nyaman, dan bagi setiap muslim adalah halal (dibolehkan oleh syariat agama). Ada sebuah metode yang cukup efektif mengatur kehamilan, nyaman dan efek samping ternyata juga tidak dialami oleh pasangan tersebut. Tapi dari sisi syariat ulama telah bersepakat mengharamkan metode tersebut, tentunya harus kita coret dalam daftar pilihan kita. Sebagai rambu–rambu dalam memilih, berikut sarat–sarat sebuah kontrasepsi bisa digunakan yang disarikan dari pendapat para ulama :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Motivasi, tujuan, dan niat<br />
Diawali dengan niat yang benar, bahwa penggunaan sebuah metode kontrasepsi , semata sebuah ihktiar untuk mengatur jarak kelahiran dan bukan pembatasan keturunan</li>
<li>Unsur pembunuhan<br />
Alat kontrasepsi yang ada hendaknya tidak mengandung unsur pembunuhan ditinjau dari mekanisme kerjanya. Ulama berbeda pendapat dalam mendeifinisikan pembunuhan,ada yang sampai periode zigot (sudah terjadi pertemuan sperma dan sel telur). Ada pula yang mendefinisikan sudah termasuk pembunuhan pada tahap sperma. Wallahu’alam bishawab.</li>
<li>Unsur pembatasan (<em>tahdid</em>) secara permanen maupun semi permanen<br />
Metode atau alat kontrasepsi harus bisa mengembalikan kesuburan secara normal. Jika ada unsur pembatasan atau pencegahan kehamilan yang berarti pemutusan keturunan secara permanen, para ulama sepakat mengharamkan hukumnya.</li>
<li>Tingkat keamanan (efek samping)<br />
Syaikh Utsaimin memfatwakan dibolehkan menggunakan alat pencegah kehamilan selama tidak menyebabkan kemudharatan bagi wanita.<br />
Pemakaian berbagai kontrasepsi buatan (non-alami) terutama yang bersifat intervensi (masuknya obat atau alat ke dalam tubuh) cukup banyak menimbulkan efek samping. Respons terhadap masing-masing individu pun berbeda-beda. Ada yang tidak memunculkan efek samping namun demikian, banyak pula yang menimbulkan gangguan pada aktivitas sehari-hari termasuk ibadah. Misalnya, gangguan menstruasi, sakit kepala, hipertensi, infeksi, hingga risiko kematian (misalnya adanya kehamilan di luar kandungan yang terganggu).<br />
Jika pemakaian kontrasepsi ternyata menimbulkan gangguan yang cukup berbahaya bagi tubuh maka hukumnya menjadi tidak boleh karena telah menzalimi diri sendiri.</li>
<li>Unsur penzaliman terhadap salah satu pihak atau pasangan<br />
Pemakaian kontrasepsi selalu berhubungan dengan organ atau siklus reproduksi, baik pada pihak wanita maupun laki-laki. Hubungan seksual melibatkan dua pihak, yaitu suami dan istri yang diharapkan dalam proses tersebut masing-masing pihak bisa terpuaskan tanpa adanya penzaliman atau pengurangan hak salah satunya.<br />
Misalnya pada pemakaian kontrasepsi azl yang mengurangi kenikmatan bagi istri dalam mencapai tingkat kepuasan, ada ulama yang tidak membolehkannya.</li>
<li>Cara pemakaian<br />
Para ulama tidak membolehkan pemakaian alat kontrasepsi yang melibatkan orang lain yang bisa melihat aurat seseorang. Ini bukan termasuk situasi darurat. Misalnya, pada pemasangan AKDR/IUD yang harus melibatkan orang lain.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Setelah rambu–rambu tersebut kita ketahui, saatnya kita harus menjatuhkan pilihan dari beberapa penawaran yang ada. Harus kita sadari bahwa tidak ada metode apapun yang tak akan gagal. Masing–masing punya kekurangan dan kelebihan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Adakah yang aman dari sisi medis dan dibolehkan syari’at<br />
</strong>Pengaturan jarak kelahiran sebenarnya adalah masalah sederhana. Ketika kita memahami bagaimana siklus kesuburan dalam sistem reproduksi wanita sebenarnya kita mampu melakukan penundaan kehamilan/kelahiran dengan cara yang nyaman, menyenangkan serta tidak harus melanggar pagar syariat.<br />
Dengan melakukan pengamatan dan mencatat terhadap tanda yang dikaruniakan Allah kepada siklus reprodksi wanita maka masa subur bisa ditentukan. Menurut <em>Ogino–Knaus</em>, seorang wanita hanya dapat hamil selama beberapa hari saja dalam tiap siklus haidnya. Masa subur yang disebut juga fase ovulasi dimulai 48 jam sebelum ovulasi dan berakhir 24 jam setelah ovulasi. Sebelum dan sesudah masa itu wanita tersebut berada dalam masa tidak subur. Jika siklus haid wanita adalah 28 hari, praktis hanya 3 hari wanita tersebut berpeluang hamil dalam 1 bulan.<br />
Bagaimana menilai bahwa seorang wanita mengalami masa subur atau terjadi ovulasi? Dengan pengamatan yang teratur, ketika ovulasi terjadi seorang wanita akan menunjukkan gejala yang khas. Beberapa gejala yang bisa kita kita amati dan menjadi tanda adalah rasa nyeri perut bagian bawah unilateral (salah satu sisi, kanan atau kiri). Nyeri tidak berat, berlangsung kurang dari 12 jam, terjadinya kurang lebih pada pertengahan siklus haid. Kurang lebih pada pertengan siklus tersebut, wanita akan merasakan periode basah pada farjinya. Lebih khusus lagi wanita akan menemukan keluarnya lendir yang berair, jernih, licin seperti putih telur mentah serta elastis meregang beberapa cm tidak terputus. Lendir inilah yang akan menjadi dasar sebuah metode kontarsepsi/pengaturan jarak kelahiran sebagi <em>metode lendir serviks.</em> Gejala siklus haid berovulasi lainnya adalah terdapat gejala PMS<em> (Premenstrual Syndrom) </em>menjelang menstruasi seperti nyeri payudara, nyeri punggung, dan <em>iritabilitas</em>.<br />
Untuk pengturan jarak kelahiran dengan lendir serviks membutuhkan kerjasama dari pihak suami. Disinilah letak partisipasi seorang laki-laki dalam melakukan kontrasepsi yang lebih aman. Waktu berpantang seksual yang dibutuhkan adalah 48 jam sebelum ovulasi dan 24 jam setelah ovulasi dengan tanda alamiah seperti diatas. Waktu yang cukup singkat sebenarnya untuk melakukan pantang seksual.<br />
Dalam kasus sehari–hari, tak banyak yang bisa menentukan waktu ovulasi secara tepat, akan tetapi munculnya lendir tersebut sudah bisa menjadi tanda bahwa pantang seksual sudah atau masih perlu dilakukan.  Kapankah waktu–waktu aman tersebut untuk berhubungan?<br />
Secara sederhana lakukan jimak pada hari 1/2 setelah menstruasi atau masa kering I. Waktu aman selanjutnya lakukan jimak setelah ovulasi terlampaui, ciri khas yang bisa dilihat adalah saat lendir sudah kembali mengering/mengental atau masa kering ke II. Namun bagi pasangan yang masih dalam program pengaturan jarak kelahiran yang ketat dan menginginkan efektifitas metode lendir serviks yang tinggi, saya sarankan untuk mengambil waktu aman yang kedua saja (masa kering ke II).</p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Cerdas Memilih Kontrasepsi</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tentang pantang seksual<br />
</strong>Pantang seksual beberapa hari sering dinggap sebagai penghalang gagalnya kontrasepsi alami. Pantang seksual dianggap sebagai sesuatu yang sulit dilakukan bagi laki–laki karena anggapan bahwa gejolak syahwat bisa melonjak setiap saat dan harus dilampiaskan saat itu juga. Boleh–boleh saja pendapat demikian. Namun ketika kita mau memandang masalah lebih luas lagi, sebenarnya nafsu itu bisa kita kendalikan, sebagaimana syahwat–syahwat yang lain.<br />
Bahkan ketika hubungan seksual terencana dengan baik, masing–masing pihak sudah sama–sama menginginkan hubungan tersebut dalam keadaan sama–sama siap, justru akan didapatkan kualitas hubungan seksual pasutri yang sangat berkualitas. Dan inilah sebenarnya, hubungan seksual yang akan menyehatkan, menyenangkan, melanggengkan keharmonisan dan tentunya maslahat yang lebih banyak bagi keluarga.<br />
Dalam hal ini terdapat pihak suami selaku pihak peminta yang mempunyai hak mutlak untuk dilayani, sedangkan istri sebagai pihak pelayan yang wajib melayani permintaan itu dalam situasi apa pun selama ia dalam keadaan suci.<br />
Manakala sebagai pelayan dengan sengaja tidak mau melayani maka Allah akan murka kepadanya sebagaimana Rasulullah bersabda:</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">“<em>Demi Allah yang nyawaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang lelaki mengajak istrinya ke tempat tidurnya, namun ia menolak. Melainkan Allah marah kepadanya hingga ia ridha kepada istrinya</em>.”</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, agar pihak istri tidak menjadi pihak yang harus dimurkai Allah karena tidak melayani, tentunya pihak suami juga harus melihat kapan waktunya meminta. Meskipun secara syar’i tidak ada pembatasan waktu selain wanita tersebut dalam keadaan suci. Pembatasan waktu berupa pantang seksual selama masa suci ini merupakan hasil kerja sama dan kesepakatan sepenuhnya antara suami dan istri untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik.<br />
<strong><em><a title="Cerdas Memilih Kontrasepsi" href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=3&amp;ved=0CDIQFjAC&amp;url=http%3A%2F%2Fherbasinergi.com%2Fproducts-page%2Fproduk-herba-sinergi%2Ftemu-putih&amp;ei=hGGfT7OIF8SrrAfg5Z3FAQ&amp;usg=AFQjCNGT0GAHddPWsg44Xj1_J6zyAeZtvw&amp;sig2=DB6u1J4BEN5mvffYR-AE1w">Cerdas Memilih Kontrasepsi</a></em></strong>, Pengaturan jarak kelahiran adalah sesuatu yang sederhana, sesungguhnya tidak membutuhkan ilmu yang rumit, biaya yang mahal, mengorbankan kesehatan ataupun melanggar syariat. Allah telah menyediakan sarana dan ilmu, dan tinggal menantikan kita untuk bisa memanfaatkan potensi tersebut. Yang kita butuhkan adalah kemauan dan keridhoan antara pasangan, mencukupkan diri dengan menjadikan apa yang telah Allah anugerahkan tersebut, sebagai sesuatu yang lebih baik. Wallahu’alam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/cerdas-memilih-kontrasepsi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keputihan dalam kehamilan amankah?</title>
		<link>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/keputihan-dalam-kehamilan-amankah</link>
		<comments>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/keputihan-dalam-kehamilan-amankah#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 04:27:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bulletin Ash Shihah]]></category>
		<category><![CDATA[bayi prematur]]></category>
		<category><![CDATA[cara mencegah keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[efek keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[efek keputihan pada wanita hami]]></category>
		<category><![CDATA[gejala keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi leher vagina]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi vagina]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan abnorma]]></category>
		<category><![CDATA[Keputihan dalam kehamilan amankah?]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan hamil]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan normal]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[tips penanganan keputihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yarobbi.com/?p=3195</guid>
		<description><![CDATA[Yarobbi.com &#124; Bulletin Ash-Shihah &#124; Keputihan dalam kehamilan amankah? Keputihan dalam istilah medis disebut fluor albus atau leucorrhoea yaitu cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat terjadi pada setiap wanita tanpa memandang usia dan tak terkecuali wanita hamil sekalipun.Wanita hamil lebih rentan mengalami keputihan karena disaat hamil terjadi perubahan hormonal yang berdampak pada peningkatan jumlah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Yarobbi.com | Bulletin Ash-Shihah | Keputihan dalam kehamilan amankah?</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone" title="Keputihan dalam kehamilan amankah?" src="https://encrypted-tbn2.google.com/images?q=tbn:ANd9GcSioGkI9hJM2UVs_lYtEAJnHB2MhCagzVSYraqZFGAusg_6RGj6" alt="Keputihan dalam kehamilan amankah?" width="155" height="168" />Keputihan dalam istilah medis disebut <em>fluor albus </em>atau <em>leucorrhoea</em> yaitu cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat terjadi pada setiap wanita tanpa memandang usia dan tak terkecuali wanita hamil sekalipun.Wanita hamil lebih rentan mengalami keputihan karena disaat hamil terjadi perubahan hormonal yang berdampak pada peningkatan jumlah produksi cairan dan penurunan keasaman vagina serta terjadi pula perubahan pada kondisi pencernaan. Semua ini berpengaruh terhadap peningkatan terjadinya keputihan.<br />
<em>Keputihan dalam kehamilan amankah?</em>, Keputihan dapat bersifat normal (fisiologis) dan tidak normal (patologis). Dalam keadaan normal, cairan yang keluar cenderung jernih atau sedikit kekuningan dan kental seperti lendir serta tidak disertai bau atau rasa gatal. Namun bila cairan yang keluar disertai bau, rasa gatal, nyeri saat buang air kecil atau warnanya sudah kehijauan atau bercampur darah, maka ini dapat dikategorikan tidak normal.<br />
Sebagian wanita hamil tidak pernah mengeluhkan keputihan yang tiba-tiba dideritanya. Hal ini karena tidak merasa terganggu. Padahal, jika dibiarkan berlarut-larut keputihan tersebut bisa membahayakan kehamilannya. Tak hanya dapat menyebabkan persalinan premature (prematuritas), keputihan pada kehamilan juga dapat menyebabkan ketuban pecah sebelum waktunya serta kelahiran bayi dengan berat lahir rendah (kurang dari 2500 gram). Itu sebabnya, sangat diajurkan pada ibu hamil agar segera melakukan pemeriksaan kehamilan tatkala mendapatkan dirinya mengalami keputihan. Apalagi jika keputihan tersebut mulai timbul gejala gatal yang sangat hingga cairan berbau.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Keputihan dalam kehamilan amankah?</h2>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kapan <em>leucorrhea</em> atau keputihan dikatakan Abnormal?<br />
</strong><em>Keputihan dalam kehamilan amankah?</em>, Setiap cairan/lendir memiliki warna dan bau yang berbeda, apabila cairan/lendir tersebut berbau busuk darah dengan warna biruan, dengan rasa terbakar atau gatal maka gejala ini harus dibicarakan dengan dokter/bidan Anda sehingga bidan/dokter dapat mengetahui penyebab dari vagina infeksi.<br />
Leukorrhea Abnormal biasanya disebabkan oleh infeksi vagina atau leher rahim, untuk menandainya sangat mudah. Jika lendir berwarna kuning tebal dengan rasa gatal biasanya ini berarti terdapat jamur pada vagina dan vulva. Peningkatan produksi lendir selama kehamilan terutama karena adanya perubahan tingkat hormon dalam tubuh ibu hamil itu. Selama kehamilan, produksi hormon estrogen meningkat dan ini merupakan salah satu penyebab utama. Peningkatan cairan vagina selama awal kehamilan biasanya merupakan hasil dari proses implantasi. lendir dapat disertai dengan bercak dan ini normal. Setiap perubahan tekstur atau kuantitas keputihan selama kehamilan, terutama jika disertai dengan sakit perut atau kram, tidak boleh diabaikan karena mungkin menunjuk ke arah komplikasi pada kehamilan. Keputihan yang menyerupai keju dan disertai oleh sensasi gatal atau terbakar bisa menjadi akibat dari infeksi jamur. Jika cairan vagina mengeluarkan bau yang tidak sedap atau warna kekuningan atau kehijauan ini bisa merupakan sinyal infeksi vagina lain yang bisa mengancam keselamatan bayi yang belum lahir.<br />
Produksi lendir selama kehamilan pada trimester pertama terutama dipicu oleh perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh selama kehamilan dan keluarnya lendir tebal adalah tanda kehamilan. Hal ini terutama akibat peningkatan kadar estrogen. Peningkatan hormon estrogen juga menyebabkan peningkatan aliran darah ke daerah panggul. Hal ini semakin meningkatkan kuantitas lendir selama kehamilan.  Lendir pada awal kehamilan mungkin disertai bercak darah terjadi pada saat implantasi. Hal ini terjadi karena telur yang dibuahi menempel di dinding rahim.<br />
<em>Keputihan dalam kehamilan amankah? </em>Yang pasti jika wanita hamil mengalami keputihan, walaupun hal ini wajar namun tetap saja musti harus hati-hati dan waspada.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><em><span style="text-decoration: underline;">Keputihan dalam kehamilan amankah?</span></em></h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tips untuk ibu hamil</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Gunakan selalu pakaian dalam dari bahan katun dan hindari pakaian dalam dari bahan sintetis serta celana ketat.</li>
<li>Usahakan agar jangan menggunakan <em>panty liner</em> setiap hari.</li>
<li>Usai mandi usahakan area genital benar-benar kering. Gunakan pengering berupa handuk yang bersih dan jangan menggunakan tissue yang beraroma wangi.</li>
<li>Bersihkan area genital dari depan kebelakang setiap laki selesai berkemih atau buang air besar karena dapat membantu mengurangi kontaminasi mikroorganisme dari saluran kemih dan anus.</li>
<li>Kurangi mengkonsumsi makanan manis serta yang mengandung kafein</li>
<li>Jangan gunakan <em>Douche</em> (ini dapat mengganggu keseimbangan PH normal dan mengakibatkan infeksi vagina)</li>
<li>Konsultasi dengan dokter atau bidan sebelum membeli obat apapun.</li>
<li>Gunakan kompres es untuk meringankan gejala di daerah vagina.</li>
<li>Gunakan sabun tanpa parfum.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Nah bunda…selamat mencoba<br />
Salam Hangat</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber <strong><a title="Keputihan dalam kehamilan amankah?" href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=1&amp;ved=0CCQQFjAA&amp;url=http%3A%2F%2Fherbasinergi.com%2Fproducts-page%2Fproduk-herba-sinergi%2Fsirih-merah&amp;ei=ZRSeT-KnLsrHrQe73YFZ&amp;usg=AFQjCNG0w-ArGygq9Ypgc6AC4ZDQMjrAVg&amp;sig2=NI16Ik7PyQx4cKYZyBcZLQ">Keputihan dalam kehamilan amankah?</a></strong>:<br />
www.clubnutricia.co.id<br />
www.bidankita.com<br />
www.conectique.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/keputihan-dalam-kehamilan-amankah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menanti Buah Hati</title>
		<link>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/menanti-buah-hati</link>
		<comments>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/menanti-buah-hati#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 06:46:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bulletin Ash Shihah]]></category>
		<category><![CDATA[bulletin ash-shihah]]></category>
		<category><![CDATA[fertilitas]]></category>
		<category><![CDATA[klinik bekam]]></category>
		<category><![CDATA[Menanti Buah Hati]]></category>
		<category><![CDATA[menanti kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan akupuntur]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan bekam]]></category>
		<category><![CDATA[sabar menanti buah hati]]></category>
		<category><![CDATA[sebab belum punya anak]]></category>
		<category><![CDATA[tahapan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[tips cepat hamil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yarobbi.com/?p=3185</guid>
		<description><![CDATA[Yarobbi.com &#124; Bulletin Ash-Sahihah &#124; Menanti Buah Hati Menanti Buah Hati, Setiap fase dalam kehidupan kita biasanya akan mengundang banyak pertanyaan, baik dari diri sendiri ataupun orang lain. Termasuk ketika sudah memasuki tahapan berkeluarga, pertanyaan yang sering dilontarkan biasanya adalah, “Sudah punya momongan atau belum ?”. Bagi sebagian pasangan, pertanyaan tersebut merupakan hal sensitif, terutama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Yarobbi.com | Bulletin Ash-Sahihah | Menanti Buah Hati</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://yarobbi.com/wp-content/uploads/2012/04/senyum-4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3186" title="Menanti Buah Hati" src="http://yarobbi.com/wp-content/uploads/2012/04/senyum-4-197x300.jpg" alt="Menanti Buah Hati" width="197" height="300" /></a><em>Menanti Buah Hati</em>, Setiap fase dalam kehidupan kita biasanya akan mengundang banyak pertanyaan, baik dari diri sendiri ataupun orang lain. Termasuk ketika sudah memasuki tahapan berkeluarga, pertanyaan yang sering dilontarkan biasanya adalah, “Sudah punya momongan atau belum ?”. Bagi sebagian pasangan, pertanyaan tersebut merupakan hal sensitif, terutama untuk wanita. Apalagi jika usia pernikahan sudah masuk hitungan tahun.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Menanti Buah Hati</h2>
<p style="text-align: justify;"><strong>(Bukan) Salah Wanita<br />
</strong>Selalunya, wanita lebih sering dipermasalahkan dalam urusan belum hadirnya buah hati, wanita juga yang cenderung akan lebih merasa bersalah, tidak sempurna, dll. Padahal, fertilitas (kesuburan) dan infertilitas (mandul) sebenarnya merupakan kemampuan sepasang suami-istri sebagai satu kesatuan biologik. Mungkin karena wanita memiliki banyak organ reproduksi, sehingga lebih banyak faktor kemungkinan penyebab infertilitas dibandingkan dengan pria. Adapun sebab medis pada wanita bisa karena adanya masalah pada vagina, lendir serviks, uterus (rahim), tuba (saluran telur), ovarium dan kelainan hormon.<br />
Selain sebab tersebut, bisa jadi juga karena faktor psikis yang notabene pengaruhnya berhubungan erat dengan kerja hormon. Secara general, sebab psikis ini terangkum menjadi dua yaitu ketidaksiapan mental menjadi ibu dan adanya masalah lain yang menyita pikiran. Ketidaksiapan mental menjadi ibu bisa karena materi yang belum memadai (finansial keluarga, belum punya rumah, dll) dan akhirnya memunculkan pikiran-pikiran takut tidak bisa membiayai kebutuhan anak atau menunggu mapan dulu (rumah sudah ada, mobil punya, dll). Sedangkan masalah lain yang menyita pikiran ini bisa berupa masalah dengan suami, pekerjaan, atau orang lain. Sama dengan wanita, infertilitas pada pria pun perlu dicek dari sisi medis dan psikologis.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Menanti Buah Hati</strong></h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pseudocysis<br />
</strong><em>Menanti Buah Hati</em>, Keinginan memiliki anak yang sangat besar bisa memunculkan kehamilan palsu atau <em>Pseudocysis</em> ( berasal dari bahasa Yunani dimana <em>pseudes</em> = <em>false</em> dan <em>kyesis</em> = <em>pregnancy</em>) adalah suatu kondisi dimana seorang perempuan merasa hamil, namun sebenarnya dia tidak hamil. Dalam keadaan ini, seorang perempuan akan merasakan gejala-gejala umum sama seperti yang dialami ibu hamil. Misalnya saja, tidak haid, perut semakin besar, mual, pusing dan payudara membesar. Tapi, jika diperiksa secara medis, misalnya tes urin, akan diketahui bahwa ternyata tidak hamil. Adanya tiga hal yang tidak ditemukan dalam kehamilan palsu: denyut jantung janin tidak terdengar, USG tidak memperlihatkan adanya bayi dan yang terakhir jelas saja nggak bakalan melahirkan bayi.<br />
Kejadian yang paling terkenal untuk contoh kehamilan palsu adalah Marie Tudor, anak perempuan Henry ke VII dan Isteri dari Louis ke XII. Merupakan kasus hamil palsu yang terkenal dalam sejarah. Hal ini terjadi karena Marie Tudor sangat ingin punya anak untuk menyelamatkan muka ayahnya yang memancung semua selirnya yang tidak dapat mempunyai anak. Penyebabnya diduga gangguan psikologis, dimana seorang wanita mempunyai keinginan yang kuat untuk hamil, menterjemahkan perubahan-perubahan kecil pada dirinya sebagai suatu kehamilan. Hebatnya lagi tes kehamilan bisa positf (<em>false positif</em>=positif palsu). Air susu juga bisa keluar. Keduanya terjadi lewat jalur hypothalamus-hypofise. Perut membesar akibat penumpukan lemak didinding perut. Gerakan gas dalam perut disangka gerakan bayi. Karena secara fisik kondisinya normal maka tidak dibutuhkan obat-obatan kecuali jika ingin memancing haidnya muncul kembali. Pengobatan hanya dilakukan konseling dengan psikoterapis.<br />
Hal ini disebabkan karena <em>pseudocysis</em> bisa memicu kelenjar di dalam otak untuk menghasilkan hormon kehamilan, <em>oxytocin</em>. Meski penelitian mengenai masalah ini masih sangat sedikit, sejumlah pakar medis berkeyakinan, <em>pseudocysis</em> akut bisa meningkatkan hormon estrogen dan <em>prolactin</em> yang dapat mempengaruhi perubahan fisik menjadi seolah wanita hamil seperti perut membuncit, dan payudara mengeras karena peningkatan hormon tersebut. Wanita yang  memiliki risiko untuk mengalami kelainan ini:</p>
<ol style="text-align: justify;" start="1">
<li>Wanita yang belum dapat anak pada usia akhir 30 atau awal 40 tahun.</li>
<li>Wanita dengan kondisi emosi yang tidak stabil, terutama yang berhubungan dengan kehamilan.</li>
<li>Wanita dengan riwayat abortus ataupun kematian janin sebelumnya.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Yang menarik mengenai kehamilan palsu ini dapat juga dialami oleh pria (penderita <em>Couvade syndrome / sympathetic pregnancy</em>), biasanya terjadi pada para suami yang sangat dekat dengan istrinya dan mempunyai simpati yang berlebihan sehingga mengalami tanda-tanda yang sama dengan kehamilan: <em>morning sickness</em>, emosi yang tidak menentu, ngidam, gangguan pencernaan, perubahan nafsu makan, dll.</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="Menanti Buah Hati" href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=1&amp;ved=0CCAQFjAA&amp;url=http%3A%2F%2Fherbasinergi.com%2Fproducts-page%2Funcategorized%2Faiye&amp;ei=H1GaT6_rLYKsrAekr5GnDg&amp;usg=AFQjCNGuRrxAsSOx31YG38DLiCCSoImr5Q&amp;sig2=91547TzzZO0PWmCdCTacxw">Menanti Buah Hati</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hati Tenang, Buah Hati Datang<br />
</strong>Adalah hak Allah untuk menentukan kapan akan memberikan rezeki anak kepada kita dan sudah menjadi kewajiban manusia untuk ikhtiar. Selain usaha medis, upaya lain yang juga sama pentingnya adalah menata psikis, yakni :</p>
<ol style="text-align: justify;" start="1">
<li>Belajar ikhlas. Dalam kasus-kasus infertilitas, pasangan yang terlalu menggebu menginginkan kehamilan justru malah sering menemui kegagalan. Ketika diteliti, mereka ini  dilanda stres, tubuh istri menghasilkan hormon-hormon stres yang justru menghambat ovulasi. Komposisi hormon LH (<em>luteinizing hormone</em>) dan FSH (<em>follicle stimulating hormon</em>) menjadi tidak seimbang sehingga mengacaukan jadwal menstruasi. Akibatnya, sel telur pun luput terbuahi. Menghadapi kondisi seperti ini, sikap ikhlas justru adalah sikap terbaik. Ikhlas di sini bukan sikap putus asa lalu stop berusaha. Yang terbaik adalah tetap melakukan hubungan intim pada masa subur, menjalani hidup sehat dengan tidak merokok serta tidak minum minuman keras, mengonsumsi makanan bergizi, cukup istirahat serta rajin olahraga.</li>
<li>Tenangkan diri. Dzikir adalah bentuk latihan mengendalikan diri serta menghilangkan pikiran-pikiran negatif. Sikap tenang membantu pasangan suami istri untuk bisa ikhlas dan lebih bisa menerima keadaan meski kehamilan tidak kunjung terjadi.</li>
<li>Tidak menyalahkan. Daripada saling menyalahkan, cobalah mencari sisi positif dari masalah ini. Cari solusi dengan berkonsultasi pada ahlinya, apa yang menyebabkan ketidaksuburan?</li>
<li>Bulan madu lagi. Sangat dianjurkan. Asalkan, benar-benar bulan madu. Hindari memikirkan pekerjaan atau masalah keluarga lainnya, bahkan jangan didorong keinginan kuat untuk hamil. Singkat kata, jalani saja sambil bernostalgia saat-saat indah menjadi pengantin baru.</li>
<li>Pelarian yang benar. Hindari pelarian yang salah: istri tak kunjung hamil, suami sibuk <em>clubbing</em> sambil minum minuman yang malah merendahkan mutu sperma. Sementara istri  melarikan diri dengan sibuk belanja, larut dalam pekerjaan yang melelahkan dan sibuk wisata kuliner dengan makan sembarangan. Cari pelarian yang positif seperti: lebih menyayangi pasangan, banyak melakukan <em>outing</em> berdua pergi ke tempat-tempat pacaran dulu, belajar merajut atau menyulam, buat topi atau kaus kaki bayi.</li>
<li>Anak pancingan. Memancing jiwa keibuan atau kebapakkan dengan latihan mengasuh anak oranglain. Akan lebih baik lagi jika mengasuh anak yatim karena keutamaannya. Nabi Muhammad SAW berkata:”Aku dan pengasuh anak yatim (kelak) di surga seperti dua jari ini.” (HR. Bukhari). Penjelasan: (Rasulullah Saw. menunjuk jari telunjuk dan jari tengah dan merapatkan keduanya). Dikesempatan lain, Rasulullah SAW berkata:”Demi yang mengutus aku dengan hak, Allah tidak akan menyiksa orang yang mengasihi dan menyayangi anak yatim, berbicara kepadanya dengan lembut dan mengasihi keyatiman serta kelemahannya, dan tidak bersikap angkuh dengan apa yang Allah anugerahkan kepadanya terhadap tetangganya. Demi yang mengutus aku dengan hak, Allah tidak akan menerima sedekah seorang yang mempunyai kerabat keluarga yang membutuhkan santunannya sedang sedekah itu diberikan kepada orang lain. Demi yang jiwaku dalam genggamanNya, ketahuilah, Allah tidak akan memandangnya (memperhatikannya) kelak pada hari kiamat. (HR. Ath-Thabrani)</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Menanti Buah Hati</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong></strong><strong>Zakaria pun Sabar<br />
</strong>Nabi Zakaria merupakan salah satu penyeru tauhid. Ketika sampai pada usia lanjut, beliau berpikir akan segera dijemput oleh kematian, maka beliau tenggelam dalam kesedihan.<strong> </strong>Alasan kedukaan dan kesedihan nabi Zakaria as adalah karena beliau tidak memiliki putera dan di antara orang-orang terdekat beliau tidak terdapat seseorang yang akan melanjutkan jalannya. Oleh karena itulah beliau sangat bersedih karena obor hidayah yang sejak dahulu menyala di dalam keluarganya dan turun menurun dari ayah-ayahnya akan padam. Akan tetapi, usia lanjut dan kemandulan sang isteri tidak menghalanginya berputus asa dari rahmat dan kasih Ilahi. Kesabaran beliau bisa kita lihat dalam surat Ali Imran : 37-41. Pada ayat 40, Zakariya berkata: &#8220;Ya Rabbku, bagaimana aku bisa mendapat anak sedang aku telah sangat tua dan isteriku pun seorang yang mandul?.&#8221; Berfirman Allah: &#8220;Demikianlah, Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.&#8221; Subhanallah, begitulah balasan Allah kepada orang-orang yang beriman dan bersabar dengan takdir-Nya, Allah menghadiahi yang tidak mungkin terjadi menjadi kenyataan. Dalam <em>Menanti Buah Hati</em> Tetap ikhtiar dan dibarengi do’a, <em>“Robbi habli milladunka dzurriyyatan thoyyibah”</em>. Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Pendengar doa dan tidak pernah mengecewakan hamba-Nya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/menanti-buah-hati/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Infertilitas Bukan Tanggung Jawab Istri Saja</title>
		<link>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/infertilitas-bukan-tanggung-jawab-istri-saja</link>
		<comments>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/infertilitas-bukan-tanggung-jawab-istri-saja#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 03:31:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bulletin Ash Shihah]]></category>
		<category><![CDATA[belum hamil]]></category>
		<category><![CDATA[cara cepat hamil]]></category>
		<category><![CDATA[definisi infertilitas]]></category>
		<category><![CDATA[definisi ketidaksuburan]]></category>
		<category><![CDATA[definisi mandul]]></category>
		<category><![CDATA[gejala infertilitas]]></category>
		<category><![CDATA[gejala ketidaksuburan]]></category>
		<category><![CDATA[gejala mandul]]></category>
		<category><![CDATA[hamil]]></category>
		<category><![CDATA[infertilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Infertilitas Bukan Tanggung Jawab Istri Saja]]></category>
		<category><![CDATA[infertilitas pada pria]]></category>
		<category><![CDATA[infertilitas pada wanita]]></category>
		<category><![CDATA[ingin punya anak]]></category>
		<category><![CDATA[ketidaksuburan]]></category>
		<category><![CDATA[mandul]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan infertilitas]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan ketidaksuburan]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan mandul]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian infertilitas]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian ketidaksuburan]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian mandul]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab infertilitas]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab ketidaksuburan]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab mandul]]></category>
		<category><![CDATA[solusi infertilitas]]></category>
		<category><![CDATA[solusi kemandulan]]></category>
		<category><![CDATA[solusi ketidaksuburan]]></category>
		<category><![CDATA[terapi infertilitas]]></category>
		<category><![CDATA[terapi ketidaksuburan]]></category>
		<category><![CDATA[terapi mandul]]></category>
		<category><![CDATA[titik bekam alat reproduksi pria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yarobbi.com/?p=3158</guid>
		<description><![CDATA[Yarobbi.com &#124; Bulletin Ash-Shihah &#124; Infertilitas Bukan Tanggung Jawab Istri Saja dr. Rizka Sofiana Mentang-mentang kaum wanita yang diberi perangkat untuk hamil dan melahirkan, lantas jika setelah menikah lama si jabang bayi tak kunjung hadir di dunia, maka istri yang dipersalahkan? Janganlah begitu&#8230; Makanya kita perlu bahas lebih dalam tentang kemandulan&#8230; ketidaksuburan&#8230; lebih enak kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yarobbi.com | Bulletin Ash-Shihah | Infertilitas Bukan Tanggung Jawab Istri Saja</p>
<p align="center"><strong>dr. Rizka Sofiana</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Mentang-mentang kaum wanita yang diberi perangkat untuk hamil dan melahirkan, lantas jika setelah menikah lama si jabang bayi tak kunjung hadir di dunia, maka istri yang dipersalahkan? Janganlah begitu&#8230;<br />
Makanya kita perlu bahas lebih dalam tentang kemandulan&#8230; ketidaksuburan&#8230; lebih enak kita pakai istilah: infertilitas.<br />
Pertama, kita perlu tahu pengertian infertilitas.<br />
Disebut infertilitas primer jika pasangan suami istri (selanjutnya kita sebut pasutri) tidak pernah mengalami konsepsi (pembuahan) selama lebih dari 12 bulan pernikahan meskipun berhubungan intim secara teratur tanpa perlindungan (tidak menggunakan alat kontrasepsi).<br />
Sedangkan pada kasus infertilitas sekunder, pasutri pernah mengalami konsepsi tetapi kemudian tidak terjadi konsepsi kembali setelah lebih dari 12 bulan meskipun berhubungan intim teratur tanpa perlidungan.<br />
Ada lagi keadaan istri bisa hamil, tetapi tidak mampu hamil<strong> </strong>sampai cukup bulan (terjadi keguguran misalnya) atau melahirkan bayi hidup. Keadaan ini dalam medis diistilahkan: kehamilan sia-sia  (wastage preganancy).<br />
Jadi infertilitas meliputi ketidak mampuan istri untuk hamil, mengandung cukup bulan, melahirkan bayi hidup, atau ketidakmampuan suami menghamili istri.</p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><em>Infertilitas Bukan Tanggung Jawab Istri Saja</em></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><strong>Syarat Fertil<br />
</strong>Sebagai gambaran, pembuahan secara alami dapat terjadi jika:</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="4" valign="top" width="64">Suami</td>
<td valign="top" width="574">Testis (buah zakar) minimal terdapat 1, yang bisa menghasilkan sperma normal.<strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="574">Saluran kelamin (Epididimis sampai vas deferens) patent (tidak ada sumbatan).<strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="574">Kemampuan ereksi penis untuk melakukan penetrasi ke dalam vagina.<strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="574">Ejakulasi adekuat -&gt; sperma masuk sempurna di vagina.<strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="4" valign="top" width="64">Istri</td>
<td valign="top" width="574">Sistem neuroendokrin (persarafan dan hormonal) mulai dari hipotalamus-hipofisis-ovarium–endometrium, harmonis. Ditandai dengan siklus menstruasi yang teratur.<strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="574">Saluran telur = Tuba Fallopii minimal satu patent, berfungsi.<strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="574">Rahim = Uterus, endometrium (lapisan rahim terdalam) menerima dan mampu membesarkan embrio hasil pembuahan.<strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="574">Vagina mampu menerima spermatozoa<strong></strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Penyebab Infertilitas<br />
</strong>Penyebab infertilitas 40 % nya adalah faktor suami, 40 % nya adalah faktor istri dan 20 % tidak dietahui. Di negara berkembang, infeksi saluran reproduksi masih tinggi. Radang panggul yang disebabkan Chlamidya dapat menyebabkan perlekatan/sumbatan tuba pada wanita atau sumbatan epididimis pada pria.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Infertilitas Bukan Tanggung Jawab Istri Saja</h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>Berikut adalah bagan masalah organ yang dapat menyebabkan infertilitas:<br />
</strong><span style="text-decoration: underline;">Pada Pria</span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://yarobbi.com/wp-content/uploads/2012/04/reproduksi-pria.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-3160" title="Infertilitas Bukan Tanggung Jawab Istri Saja" src="http://yarobbi.com/wp-content/uploads/2012/04/reproduksi-pria.png" alt="Infertilitas Bukan Tanggung Jawab Istri Saja" width="559" height="634" /></a><span style="text-decoration: underline;">Pada Wanita</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong><strong><a href="http://yarobbi.com/wp-content/uploads/2012/04/Reproduksi-Wanita.png"><img title="Infertilitas Bukan Tanggung Jawab Istri Saja" src="http://yarobbi.com/wp-content/uploads/2012/04/Reproduksi-Wanita.png" alt="Infertilitas Bukan Tanggung Jawab Istri Saja" width="558" height="588" /></a></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Problem Pasangan Suami Istri<br />
</strong>Selain nabiyullah Adam ‘alaihissalam dan istrinya, juga ‘Isa ‘alaihissalam, dibutuhkan terjadinya pertemuan unsur laki-laki (sperma) dan unsur perempuan (sel telur) sebelum seorang manusia lahir di muka bumi. Jadi peran pihak laki-laki maupun perempuan sama pentingnya dalam urusan kehadiran anak. Ibarat buah dapat dipanen jika sebelumnya benih yang baik ditanam dalam tanah yang subur kemudian dirawat dengan baik pula, atas izin Allah.<br />
Jadi, jika setelah setahun pernikahan belum terjadi kehamilan, suami dan istri dengan kompak datang bersama-sama memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan memeriksa status kesehatan secara umum, mencari kemungkinan adanya infeksi saluran reproduksi, menanyakan adakah riwayat kencing bernanah, keputihan, bagaimana siklus menstruasi istri, adakah masalah dalam berhubungan seksual, dll.<br />
Pemeriksaan awal yang paling mudah adalah analisis sperma suami. Untuk mengetahui jumlah, bentuk, gerak dan adanya riwayat infeksi. Jika dibutuhkan dokter akan menganjurkan pemeriksaan ke dokter ahli spesialis andrologi (Sp.And) untuk masalah suami dan spesialis kandungan (Sp.OG=Obstetri:kebidanan; kesehatan kehamilan sampai persalinan, Ginekologi kandungan; kesehatan reproduksi perempuan).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><a title="Infertilitas Bukan Tanggung Jawab Istri Saja" href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=2&amp;ved=0CCgQFjAB&amp;url=http%3A%2F%2Fherbasinergi.com%2Fproducts-page%2Fproduk-herba-sinergi%2Fkomfrey&amp;ei=CnKXT7KXOpHqrQedia2-AQ&amp;usg=AFQjCNHY9fFvMkyjByX_NQZpSgx54gyL-g&amp;sig2=pbBCq4bGCDbtzRjvzKeKpw">Infertilitas Bukan Tanggung Jawab Istri Saja</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan demikian kita bisa bijak memandang permasalahan dalam rumah tangga terutama dalam menyikapi infertilitas, jangan menyalahkan istri saja tapi lakukan pemeriksaan agar masalah lebih jelas. Terpenting adalah ikhtiar kita jangan berhenti pada satu tindakan pengobatan saja, pemeriksaan medis sangat di butuhkan untuk penentuan diagnosa dan pelaksanaan terapi selanjutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/infertilitas-bukan-tanggung-jawab-istri-saja/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sehat Adalah Darah dan Energi Mengalir dengan Lancar</title>
		<link>http://yarobbi.com/on-research/sehat-adalah-darah-dan-energi-mengalir-dengan-lancar</link>
		<comments>http://yarobbi.com/on-research/sehat-adalah-darah-dan-energi-mengalir-dengan-lancar#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2012 04:07:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekam Sinergi]]></category>
		<category><![CDATA[benjolan]]></category>
		<category><![CDATA[darah kurang]]></category>
		<category><![CDATA[Darah Stasis]]></category>
		<category><![CDATA[dingin]]></category>
		<category><![CDATA[energi yang tidak lancar]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran Timur]]></category>
		<category><![CDATA[kelancaran Qi Xue]]></category>
		<category><![CDATA[lembab]]></category>
		<category><![CDATA[nyeri]]></category>
		<category><![CDATA[Patogen panas]]></category>
		<category><![CDATA[perdarahan]]></category>
		<category><![CDATA[Qi Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[qi xue]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat Adalah Darah dan Energi Mengalir dengan Lancar]]></category>
		<category><![CDATA[stagnasi darah]]></category>
		<category><![CDATA[stagnasi qi hati]]></category>
		<category><![CDATA[tumor]]></category>
		<category><![CDATA[Xue Xu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yarobbi.com/?p=3131</guid>
		<description><![CDATA[Yarobbi.com &#124; Bekam Sinergi &#124; Sehat Adalah Darah dan Energi Mengalir dengan Lancar Suatu ketika saya pernah membaca buku resep panjang usia menurut Kedokteran Timur. Masih teringat betul salah satu kuncinya yang dominan adalah jika Qi Xue (Energi dan darah) mengalir dengan lancar. Setelah didalami ternyata perkara ini tidak mudah untuk dijalankan dan diterapkan. Karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Sehat Adalah Darah dan Energi Mengalir dengan Lancar</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Suatu ketika saya pernah membaca buku resep panjang usia menurut Kedokteran Timur. Masih teringat betul salah satu kuncinya yang dominan adalah jika Qi Xue (Energi dan darah) mengalir dengan lancar.<br />
Setelah didalami ternyata perkara ini tidak mudah untuk dijalankan dan diterapkan. Karena banyak hal yang ternyata bisa mempengaruhi kelancaran Qi Xue di dalam tubuh kita.<br />
Saya akan berusaha mencoba sebatas kemampuan saya memahami konsep timur di dalam memandang hal ini.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Sehat Adalah Darah dan Energi Mengalir dengan Lancar</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Faktor yang mempengaruhi lancarnya darah adalah sbb:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Ibarat darah dan energi itu mengalir di dalam sebuah selang air dan kita analogikan darah adalah air yang ada di selang itu, maka lancarnya air, kecepatan air mengalir yang pertama akan dipengaruhi oleh kekuatan pompa air itu sendiri. Di dalam tubuh manusia pompa itu adalah Jantung. Kekuatan ini kita namakan Qi Jantung. Jika Qi Jantung cukup maka orang akan terlihat senang, muka yang kemerahan segar dan mempunyai shen (semangat) yang terpancarkan di wajah seseorang.</li>
<li>Ketika pompa Jantung kuat, tetapi wajah seseorang masih pucat maka tentunya bisa kita bayangkan pompa air sudah kita nyalakan tetapi air tidak keluar maka kemungkinannya adalah karena tidak adanya air yang dipompa. Demikian juga dengan tubuh manusia ketika Qi Jantung cukup tetapi darah kurang maka juga akan mempengaruhi output dari pompa itu yaitu darah yang dipompa kurang sehingga meskipun cukup energi tetapi darah kurang (Xue Xu) maka orang juga akan terlihat pucat. Ini juga merupakan bagian dari darah dan energi yang tidak lancar.</li>
<li>Ketika pompa cukup baik dan darah yang dipompa cukup, maka kemungkinan yang lain adalah adanya hambatan yang ada di dalam perjalanan pembuluh darah misalnya trauma yang mengenahi pembuluh darah sehingga membuat darah tidak lancar. Di dalam klinis hal ini sering terjadi pada kecelakaan atau memar karena terpukul dan sebagainya yang membuat darah keluar dari pembuluh darah. Akhirnya terjadilah stagnasi darah dan darah stasis terbentuk.</li>
<li>Hambatan yang lain adalah Patogen panas, lembab dan dingin dari luar akan mempengaruhi kelancaran sirkulasi darah. Dingin akan membekuakan meredian, lembab akan mengotori meredian sehingga jalan darah tidak lancar. Sedangkan panas akan membuat darah menjadi kental dan akhirnya darah cenderung melambat dan lengket terus menyumbat. Atau panas membuat energi Jantung jadi lemah sehingga daya dorong pompanya pun lemah, akhirnya darah tidak lancar</li>
<li>Stagnasi Qi hati. Fungsi Hati melancarkan energi semua organ akan sangat mempengaruhi kelancaran peredaran darah tubuh. Sebagaimana bisa anda lihat pada pembahasan “keunikan organ Hati dan bisakah stagnasi Qi Hati dilakukan pembekaman”</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Kasus tidak lancarnya darah dan energi akan membuat beberapa gejala yaitu: adanya nyeri, tumor atau benjolan dan perdarahan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em><span style="text-decoration: underline;"><a title="Sehat Adalah Darah dan Energi Mengalir dengan Lancar" href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=1&amp;ved=0CCAQFjAA&amp;url=http%3A%2F%2Fherbasinergi.com%2Fproducts-page%2Funcategorized%2Fherbal-alami-rumput-teki&amp;ei=8deUT-pmyuitB77QnfkE&amp;usg=AFQjCNEaDv_5MlsvyCYz_Optvan7yKttww&amp;sig2=f7tmDl33m2mvsF1i9OdzoQ">Sehat Adalah Darah dan Energi Mengalir dengan Lancar</a></span></em></strong>, Untuk lebih jelasnya bisa dilihat dalam bagan di bawah ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://yarobbi.com/wp-content/uploads/2012/04/New-Picture-14.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-3132" title="Sehat Adalah Darah dan Energi Mengalir dengan Lancar" src="http://yarobbi.com/wp-content/uploads/2012/04/New-Picture-14.png" alt="Sehat Adalah Darah dan Energi Mengalir dengan Lancar" width="809" height="743" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yarobbi.com/on-research/sehat-adalah-darah-dan-energi-mengalir-dengan-lancar/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lembab Pathogen yang Membandel</title>
		<link>http://yarobbi.com/on-research/lembab-pathogen-yang-membandel</link>
		<comments>http://yarobbi.com/on-research/lembab-pathogen-yang-membandel#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2012 23:29:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekam Sinergi]]></category>
		<category><![CDATA[batuk dengan dahak kuning]]></category>
		<category><![CDATA[cairan putih dalam tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[cairan telinga yang berwarna kental dan kuning]]></category>
		<category><![CDATA[gejala badan terasa berat]]></category>
		<category><![CDATA[http://yarobbi.com/on-research/lembab-pathogen-yang-membandel]]></category>
		<category><![CDATA[ingus dengan warna yang kuning]]></category>
		<category><![CDATA[kepala pusing dan berat]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan dengan warna kuning]]></category>
		<category><![CDATA[lemahnya Qi limpa]]></category>
		<category><![CDATA[Lembab Pathogen yang Membandel]]></category>
		<category><![CDATA[patogen lembab]]></category>
		<category><![CDATA[Qi limpa]]></category>
		<category><![CDATA[urine yang berwarna kuning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yarobbi.com/?p=3128</guid>
		<description><![CDATA[Yarobbi.com &#124; Bekam Sinergi &#124; Lembab Pathogen yang Membandel Lembab Pathogen yang Membandel, Di dalam dunia kedoteran timur ada 6 pathogen luar yang bisa membuat tubuh seseorang menjadi sakit. Salah satunya adalah unsur lembab. Ketika unsur ini masuk ke dalam tubuh maka biasanya akan memberikan gejala badan terasa berat, kepala pusing dan berat, ditambah dengan adanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Lembab Pathogen yang Membandel</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Lembab Pathogen yang Membandel</em>, Di dalam dunia kedoteran timur ada 6 pathogen luar yang bisa membuat tubuh seseorang menjadi sakit. Salah satunya adalah unsur lembab. Ketika unsur ini masuk ke dalam tubuh maka biasanya akan memberikan gejala badan terasa berat, kepala pusing dan berat, ditambah dengan adanya lendir kotor dan kental yang ada di dalam tubuh.<br />
Ada kalanya lembab itu datang dari luar dan ada kalanya lembab itu diproduksi oleh tubuh sendiri. Dengan bahasa lain suatu saat akan ada unsur lembab yang muncul karena adanya kelemahan Qi tubuh terutama Qi limpa.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Lembab Pathogen yang Membandel</h2>
<p style="text-align: justify;">Lembab yang berlebihan akan dirubah menjadi lendir. Seorang guru mengatakan kepada kami cara menganalogikan lembab adalah seperti embun di pagi hari. Dari analogi embun itu sendiri ketika terakumulasi maka akan menjadi tetesan air yang ada di dedaunan.<br />
Sama dengan tubuh manusia ketika tubuh manusia kemasukan hawa lembab maka akan membuat tetesan air yang sering kita namakan lendir atau dahak. Sehingga inilah yang dinamakan infasi pathogen lembab membuat akumulasi lendir di dalam tubuh kita semakin banyak.<br />
Lendir atau dahak selain dari pathogen lembab bisa disebabkan oleh lemahnya Qi limpa sehingga fungsi transportasi dan transformasi menjadi terganggu. Dengan lemahnya Limpa maka akan cenderung memproduksi lendir. Lendir inilah yang akan disimpan di dalam paru-paru.<br />
<em>Lembab Pathogen yang Membandel</em>, Lembab sering bercampur dengan unsur yang lain yang ada di alam ini. Lembab dengan panas maka akan membuat suasana tubuh menjadi lembab panas. Biasanya ditandai dengan adanya sesuatu yang kotor dan warnanya kuning misalnya: batuk dengan dahak kuning, ingus dengan warna yang kuning, urin yang berwarna kuning, keputihan dengan warna kuning, cairan telinga yang berwarna kental dan kuning. Maka bisa disimpulkan cairan yang kental dan keruh dengan warna kuning merupakan perpaduan antara lembab dan panas.<br />
<em>Lembab Pathogen yang Membandel</em>, Lembab juga sering bergabung dengan unsur dingin yang ada di alam ini. Tentunya dengan ciri yang hampir sama dengan lembab panas yaitu adanya kental, keruh serta lengket. Tetapi lembab dingin akan menampakkan perbedaan yaitu lendirnya biasanya kental jernih.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Lembab Pathogen yang Membandel</span></h3>
<p style="text-align: justify;">Berbicara penyebab lembab panas dan dingin  biasanya terjadi karena beberapa  kemungkinan sbb:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Adanya tubuh yang panas atau dingin membuat lembab / lendir</strong>  misalnya organ paru-paru yang terserang panas maka membuat daya dispersing cairan terganggu. Gangguan dispersing paru-paru ini akan membuat akumulasi cairan / lendir di dalam paru dan sifatnya panas karena panas akan mengeringkan dan mengentalkan cairan menjadi kental dan keruh, demikian juga dengan panas yang ada di dalam organ pencernaan, kandung kemih dan lain sebagainya yang intinya lendir diproduksi karena adanya panas yang berlebihan. Panas ini bisa disebabkan karena faktor makanan yang sifatnya panas, keseimbangan Yin Yang organ Cang Fu dan emosi yang tidak normal membuat akumulasi panas.<br />
Untuk-unsur dingin yang masuk ke dalam tubuh maka ia akan mengahalangi fungsi dispersing paru pada tahap awal, kemudian dingin akan mengkonsumsi Yang Qi limpa sehingga membuat limpa menjadi lemah dan akhirnya terbentuklah lendir atau lembab.</li>
<li><strong>Lendir atau lembab yang tertimbun membuat panas atau dingin</strong><br />
Sebagai contoh ketika adanya akumulasi lembab otomatis jalan meridian menjadi terhambat karena lembab cenderung mengotori meridian. Meridian yang kotor inilah menjadikan obtruksi energi sehingga akumulasi Qi menjadi panas yang terkumpul menjadi lembab panas.<br />
Adanya akumulasi lembab membuat gangguan pada limpa karena limpa suka yang kering dan benci lembab. Sehingga ketika ada kelembaban ada di dalam tubuh memunculkan dingin karena limpa yang berfungsi membuat Ying Qi menjadi terganggu dan akhirnya Yang Qi pun tidak terbentuk dengan baik sehingga memunculkan dingin.</li>
<li><strong>Stagnasi Qi hati membuat limpa tertekan dan akhirnya muncul lembab.</strong><br />
Hati yang fungsinya lancar dan salurkan Qi semua organ jika tertekan oleh sesuatu masalah maka bisa menekan limpa. Hal ini sering terjadi jika seorang yang stress maka akan terasa kembung, penuh daerah epigastrium dan adanya lendir yang ada di dalam paru maupun feses yang lengket dan berbau.</li>
<li><strong>Lemahnya Api ginjal membuat limpa menjadi lemah dan akhirnya muncul lembab</strong><br />
Api ginjal ibarat kompor, limpa ibarat kuali yang memasak makanan atau nasi. Ketika api lemah maka nasi tidak akan jadi atau nasi akan menjadi bubur yang berlendir. Ini analogi yang mudah supaya bisa kita maknai ketika tubuh Yang xu ginjal maka akan terjadi akumulasi lembab dingin di dalam tubuh kita. Biasanya ditandai dengan lendir yang profuse dan bening</li>
<li><strong>Fungsi Ginjal lemah sehingga lembab tidak terbuang</strong><br />
Ginjal berfungsi mengeluarkan air sisa metabolism tubuh. Ketika air di dalam tubuh bisa lancar dikeluarkan maka panas tubuh otomatis akan ikut keluar. Ketika panas keluar maka tubuh akan terjaga keseimbangannya. Sehingga panas yang berlebihan tidak terjadi. Jika ada gangguan fungsi ekskresi di ginjal membuat panas tidak keluar dan akhirnya panas akan membuat lendir berada di dalam tubuh.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong><a title="Lembab Pathogen yang Membandel" href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=4&amp;ved=0CDYQFjAD&amp;url=http%3A%2F%2Fherbasinergi.com%2Fproducts-page%2Fproduk-herba-sinergi%2Falang-alang&amp;ei=j-yUT4f9McLNrQf2xsHnBA&amp;usg=AFQjCNExuKRlegH8rC3JtozWaKt7D1B80w&amp;sig2=ubFMj5640TJ9AP20Bn0kQQ">Lembab Pathogen yang Membandel</a></strong></span></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Lembab Pathogen yang Membandel</em><strong>, Ketika kita bicara akumulasi lembab dan lendir maka bisa diringkas dalam sebuah skema sbb:</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://yarobbi.com/wp-content/uploads/2012/04/New-Picture-1.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-3129" title="Lembab Pathogen yang Membandel" src="http://yarobbi.com/wp-content/uploads/2012/04/New-Picture-1.png" alt="Lembab Pathogen yang Membandel" width="723" height="445" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yarobbi.com/on-research/lembab-pathogen-yang-membandel/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keunikan Organ Hati</title>
		<link>http://yarobbi.com/on-research/keunikan-organ-hati</link>
		<comments>http://yarobbi.com/on-research/keunikan-organ-hati#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2012 05:26:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekam Sinergi]]></category>
		<category><![CDATA[bab encer]]></category>
		<category><![CDATA[ekes Yang Hati perut kembung]]></category>
		<category><![CDATA[fisiologi Zang Fu]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi hati]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi hati menurut TCm]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi hati secara medis]]></category>
		<category><![CDATA[keunikan hati]]></category>
		<category><![CDATA[Keunikan Organ Hati]]></category>
		<category><![CDATA[organ hati]]></category>
		<category><![CDATA[sindrom Qi xu]]></category>
		<category><![CDATA[stagnasi qi hati]]></category>
		<category><![CDATA[tidak nafsu makan]]></category>
		<category><![CDATA[tubuh terasa berat]]></category>
		<category><![CDATA[tubuh yang lemah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yarobbi.com/?p=3112</guid>
		<description><![CDATA[Yarobbi.com &#124; Bekam Sinergi &#124; Keunikan Organ Hati Keunikan Fungsi Hati dan Bisakah Stagnasi Qi Hati Dilakukan Pembekaman Keunikan Organ Hati, Organ hati secara kedokteran timur mempunyai beberapa fungsi yang berbeda dengan fungsi hati secara medis modern. Yang masih saya rasakan dan masih saya pikirkan adalah yang unik dibandingkan dengan organ yang lain adalah bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Keunikan Organ Hati</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Keunikan Fungsi Hati dan Bisakah Stagnasi Qi Hati Dilakukan Pembekaman</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong></strong>Keunikan Organ Hati</em>, Organ hati secara kedokteran timur mempunyai beberapa fungsi yang berbeda dengan fungsi hati secara medis modern.<br />
Yang masih saya rasakan dan masih saya pikirkan adalah yang unik dibandingkan dengan organ yang lain adalah bahwa hati tidak mempunyai sindrom Qi Xu (sindrom lemahnya energi hati). Meskipun organ yang lain juga mempunyai keunikan yang sama misalnya paru-paru tidak mempunyai sindrom Darah Paru Lemah (Fei Xue Xu). Demikian juga dengan ginjal juga tidak mempunyai Sindrom Darah Ginjal yang Lemah (Shen Xue Xu).<br />
Dalam kesempatan ini akan saya bahas dahulu tentang hati yang tidak mempunyai sindrom Qi lemah.<br />
<em>Keunikan Organ Hati, </em>Di dalam fisiologi Zang Fu dikatakan bahwa jika hati dalam kondisi yang sehat  maka orang tersebut akan mempunyai keinginan, cita-cita, idealisme yang tinggi untuk meraih sebuah impian. Jika hati tidak sehat maka membuat orang tersebut depresi dan tidak punya keinginan dan optimis dalam kehidupan ini.<br />
Depresi yang terjadi  jika hati tertekan oleh sesuatu sehingga membuat Qi hati tidak lancar salur.<br />
Ketika orang itu hatinya kurang darah atau kurang Yin maka akan memunculkan rasa lemah letih dan lesu serta tidak semangat dalam menjalani hidup ini.<br />
<em>Keunikan Organ Hati</em>, Demikian juga sebaliknya ketika orang itu mempunyai keinginan dan semangat yang membara maka membuat Qi hati membara dan bisa menguras Xue dan Yin hati. Ketika orang itu mempunyai semangat dan keinginan maka otomatis hati akan menghidupkan jantung dan jantungpun sebagai pimpinan organ akan mengajak seluruh organ untuk mendukung semangat dan kerja yang ingin dicapainya. Maka dikatakan jantung adalah panglimanya tubuh kita<br />
Kembali ke topik masalah bahwa hati tidak mempunyai sindrom Qi lemah karena memang ia tugasnya menyalurkan saja. Bukan memproduksi energi, maka wajarlah yang ada adalah sindrom Qi hati yang tidak lancar (stagnasi Qi hati).<br />
Fungsi memproduksi sudah ada pada organ yang lain seperti paru-paru yang mengambil energi dari alam, limpa lambung yang mengambil energi dari makanan dan ginjal yang membawa subtansi dasar dari orang tua untuk mendukung berlangsungnya segala macam proses pembentukan energi tubuh. Tetapi meskipun tidak mempunyai fungsi memproduksi fungsi hati sebagai pelancar sangat vital. Karena semua organ  kelancaran energinya tergantung dengan fungsi melancarkan yang dipegang oleh hati.<br />
Yang sering mengganggu fungsi ini adalah masalah emosi yang tidak normal terutama terkait dengan marah dan jengkel. Ia akan sangat mengganggu Qi hati. Marah merupakan luapan emosi tidak menerima sesuatu karena tidak sesuai dengan apa yang di inginkan. Jika orang marah maka Qi hati menjulang ke atas. Ada juga marah yang tidak terluapkan/jengkel yang dipendam di dalam dirinya sendiri yang akan membuat Qi hati tidak lancar salur sehingga mengumpul di daerah ulu hati, maka sering ulu hati sakit, mata menjadi merah, muka memerah dan nadi yang cepat dan tegang saat orang dilanda marah yang berlebihan.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Keunikan Organ Hati</h2>
<p style="text-align: justify;"><em>Keunikan Organ Hati</em>, Dari emosi inilah hati terganggu sehingga akan mempengaruhi organ yang lain seperti</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Jantung <strong>-&gt;</strong> jika ada stagnasi Qi hati -&gt; energy terkumpul tidak lancar -&gt; memunculkan ekes Yang Hati -&gt; membuat jantung menjadi panas</li>
<li>Limpa -&gt; ssebagai organ tanah maka ia akan dikekang atau ditindas fungsinya oleh hati sehingga memunculkan gejala limpa yang lemah seperti perut kembung, tidak nafsu makan, BAB encer dan tubuh yang lemah serta berat</li>
<li>Ginjal -&gt; ketika stagnasi Qi hati membuat panas yang terakumulasi maka panas ini akan menghabiskan Yin ginjal sebagai organ ibu dari hati sehingga wajar jika ada orang yang stres kemudian memunculkan gejala pinggang pegal, telinga berdenging dan muncul masalah seksualitas yang kurang prima</li>
<li>Paru -&gt; ketika Qi hati tidak lancar akan mendesak paru-paru sehingga dada terasa penuh, sumpek dan terasa ada mengganjal di dada. Hubungan ini sering dinamakan hati menghina paru-paru. Kondisi yang berat akan muncul sesak nafas dan batuk berdarah</li>
<li>Lambung -&gt; panas hati menjalar ke lambung sehingga bisa memunculkan gejala lambung yang panas dengan rasa perih, panas, kembung bahkan jika sudah parah muncul muntah darah karena mukosa lambung yang terluka.</li>
<li>Namun tidak semua gejala Stagnasi Qi hati akan memunculkan fenomena di atas. Ada orang yang depresi Qi hati membuat orangnya tidak semangat dan tertekan, ia di selimuti rasa takut yang berlebihan, badan menjadi sering kedinginan dan tubuh tidak bertenaga</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><em>Keunikan Organ Hati</em>, Solusinya kita ikuti saja apa yang sudah sering kita dengar “Jagalah hati…jangan kau nodai….karena ia lentera hidup ini “<br />
Jengkel dan marah merupakan rasa tidak bisa menerima apa yang sudah ditetapkan olehNya. Maka boleh kita mempunyai cita-cita setinggi langit seakan akan kita akan hidup selamanya tetapi ingatlah bahwa kita juga harus beramal dan beribadah dengan sebaik baiknya seakan akan kita akan mati esok hari.<br />
<em>Keunikan Organ Hati</em>, Terapi bekam adalah sebuah pengobatan yang terbaik untuk kondisi Yang Shi dibarengi dengan  adanya stagnasi Qi Xue. Untuk itu dari berbagai macam gejala stagnasi Qi hati yang ada maka ada beberapa yang dapat dilakukan pembekaman dan ada yang tidak bisa dilakukan pembekaman.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Keunikan Organ Hati</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><em>Keunikan Organ Hati</em>, Untuk alogaritmanya silahkan lihat dibawah ini</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://yarobbi.com/wp-content/uploads/2012/04/New-Picture-2.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-3123" title="Keunikan Organ Hati" src="http://yarobbi.com/wp-content/uploads/2012/04/New-Picture-2.png" alt="Keunikan Organ Hati" width="668" height="396" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sekian semoga bermanfaat tulisan <strong><em><a title="Keunikan Organ Hati" href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=1&amp;ved=0CCQQFjAA&amp;url=http%3A%2F%2Fherbasinergi.com%2Fproducts-page%2Funcategorized%2Faiye&amp;ei=O1aOT4mAL86mrAeDu6CjCQ&amp;usg=AFQjCNGuRrxAsSOx31YG38DLiCCSoImr5Q&amp;sig2=oGWResBKUrYdHOZ1_jgQHA">Keunikan Organ Hati</a></em></strong> ini ….</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yarobbi.com/on-research/keunikan-organ-hati/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak Ringan Tangan</title>
		<link>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/anak-ringan-tangan</link>
		<comments>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/anak-ringan-tangan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 03:58:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bulletin Ash Shihah]]></category>
		<category><![CDATA[ringan tangan]]></category>
		<category><![CDATA[tips menangani anak yang main tangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yarobbi.com/?p=3098</guid>
		<description><![CDATA[Yarobbi.com &#124; Bulletin Ash Shihah &#124; Anak Ringan Tangan Senang rasanya melihat Anak Ringan Tangan atau suka membantu, tetapi.. bagaimana jika ringan tangan yang dimaksudkan disini adalah “plak-plok” alias mudah melayangkan pukulan? Wah.. Pasti mengesalkan ya.. Kasus Anak Ringan Tangan ini termasuk fenomena yang sering terjadi. Entah itu di sekolah atau di lingkungan rumah, pasti ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Yarobbi.com | Bulletin Ash Shihah | <strong>Anak Ringan Tangan</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone" title="Anak Ringan Tangan" src="data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhQQDxUUEBQVFBQVFRQVFRUVFBQYFRcVFRQXFBYVGBUXGyYeFxkjGRgUHy8gJScpLCwsFR4xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOGg8PGiokHyQ1LCwvLywpLCwuNCw0LCwsLDQvKiosLCksKSksLCwqKSwsLCosKSk0LCwsLCwsLCwsLP/AABEIAQYAwAMBIgACEQEDEQH/xAAbAAEAAgMBAQAAAAAAAAAAAAAABQYBBAcDAv/EAEMQAAEDAgMEBggEBAUDBQAAAAEAAgMEEQUSIQYxQVETImFxgZEHMkJScqGx0RQjYsEzgpLCQ1OisuFj8PEVJDSDk//EABsBAQADAQEBAQAAAAAAAAAAAAADBAUCBgEH/8QAMhEAAQMCBAQEBQQDAQAAAAAAAQACAwQREiExQQUTUWEicZGhMrHR4fAUQoHBUnLxI//aAAwDAQACEQMRAD8A4aiIiIiIiIiIiLKLYw+cMlY5wDmhwLmkXBbfUHwupzazZQ0rukiu6B+rXby2+oaf2PFcF4Dg07qVsTnMLxtqq0iysLtRIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiLIXXNkqhtVh7GyAOABieDxy6C/8ALZcjV49GGI2kkhO5wD297dD8j8lTrWYorjUZrU4XKGT4To7JRO1uybqN+Zl3QuPVdxafdd9+Krtl3ippmyscyQBzXCxB4hcn2r2VdRyXF3QuPUdy/S7t+qjpKrmDC7X5qXiPDjCeZH8Py+yryIi0FjIiIiIiIiIiIiIvpkZOguT2I1tyrZU4R+AoS+T/AORUdRo4xxkXf/MRYH4rLhzw2w3KljiLwTsNVUURF2okREREREREREREREREUls5iHQVcUnAPGb4T1XfIlRqyF8cA4WK6Y4scHDZd9XjWUbJo3MkAc1wsQf+9D2qP2VxHp6OJ97kNyu+JnVP7HxUsvLOBjcR0X6AxzZowdiFx/anZd9HJxdE71H/ANruTvqoFd3rqJk0bo5GhzXCxH7jkVyPafZl9FLY3dG6+R/PsPJwW3SVXNGF2q8rxHh5gONnw/JQiLKBX1jrCLbgw174pJWjqR5cx7XGwA7fstRfLr6QRqiyEVw2H2S6dwmmH5TT1Wn23D+0fPcuJJGxtxOUsED53hjNVI7B7JWtUzjXfE0/7z+3nyUJt/ivTVhaD1YhkHxb3Hz08F0nG8RFNTSSH2WnL8W5o87LiUjy4knUkkk8yd6o0pdM8yu8gtfiDWU0TadnmV8IiLSWEiIiIiIiIiIiIiIiIiyEsiIugei/Ef4sJ7JG/wC139qvq41sjiXQVsTjo0nI74X9X7HwXZVg18eGTF1Xr+DzY4MJ2Ra+IYeyeN0crczXfI8CDwI5rYRUQSDcLXc0OFjouNbS7Nvo5crusx1yx/McjycOS0MOw908rY4xdzjYcu0nsC7ViWGsqIjHKLtPmDwIPAhRGyuyTaLO4kPe4kB1tzL6DsJ3nwWuyvHLN/iXmpODnngN+A+y8sVwNkGFSxM9mPMTxc4EOLj5eVlyiy7nikOeCVvvRvHm0rkOz2APrJgxujRq93BrfvyC6oZfA5zj3XHFaf8A9GNjG1gtzZDZc1kt3XELD13cz7g7T8l1mKIMaGtADQAABuAG4BeWH0DIImxxizW7v3JPEle73gAk6AAknkBqSs+pqDM7LTZbNFRtpY89dyqF6TsV/hwNP/Uf9Gj6nyXP1IY7iRqaiSU+07TsaNGjyAUet2CPlxhq8lWTc6Zz0REUyqoiIiLfw7BpKi4hyucPYzAPI5tB9bw1XjV4bLCbSxuYf1NIXiyQtILSQRqCN4Perzs76QLgRVoDhuElr/1t496hkc9ubRf5q1AyKTwvdhPXZUSywuwVWyNHUtzCNozC4fEbXvxFtD5Kv13ou4wTeEg/ub9lAyuiORyVuThM7c22cOyoCwp6v2JqodTEXgcYzm+Q1+ShJIi02cCDyIsfJW2va74TdZz4nxmzgQpnZmWmL+jq2dVx6sgLgWHtsdWn5K4VHoygd/Dkkb35XD9lzQK9bEbZZMtPUHq7o3n2f0uPu8jw+lSpZKBjjP8AC0aGSBx5U7R2K86j0YSt1jlY7vDmn910GiD+iZ0nr5Wh1jcZgLHVeyLHlqHygB+y9NT0cVOS6PdEUBi+21PTSGN2Z7x6wYAbHkSSNVs4PtTBVG0TrP8AccMru8Dj4LgwSBuK2SkFVCX4A4XUsi1nYnEH5DLGH7spe3N5XWyoy0jVTNc12hQi4WhguCspIskY43c473O5n7LfRfQ4gW2QxtLg4jMIq3t9ivQ0ZaD1pTkHw73ny0/mVkXKNv8AFemrC0HqxDIPi3uPnp4K1RRY5RfQZrP4nPyYCBqclWSsLJWF6FeKRERERERERZCwiIpvZ/aqWjd1DmjJ60btx7R7p7V0/A9o4qxl4jZwHWYfWb9x2hcVXrTVTo3hzHFrm6gg2IVSopWS56FaVHxGSnNjm3p9F3la9Xh8cwtKxrx+poPzVS2a9ITZLR1VmO3CT2T8Q9k9u7uV0BvqFhyRPhdYr1cM8VUy7c+yrFf6O6WTVmaI/pNx/S77qu13oymbrDIyQcjdjvnp810pFKyslZvfzUEvDKeT9tvJVPZfE54bU9bG9u4RykXaeTHOGncfBWxFRcclnrMRNLFL0TGNBNiRfqgkm2rjrayBoqHk6blfXONHGGm7s7Dqt7AKVlPX1EUrR0khMsTyAS6M3JAJ3EG9+48lubT7OiZnSwjJUR9Zjm6E21ym288jzUVV7FTxlksNQ6WSI3a2S/iGm5tfkrZhtcJomyN0zDUcWuGjmntBBHgpJX4XCRjr9fzuoKeLG10Erbbj/vUKlbO7Cw1FM2WV7y+QE9UgBpuRxBudNbqX2aq5IJ30U7sxYM0Lz7UfLwGvgRwW/h8X4epki/w5rzRdjxbpWfMOHitPa2ic0x1cQu+nN3D3or9YeGvmV06QyOLHHI6f19FwyAQRiSMWLcndxv8AVWRFTqjaCulHTUkA/Di5aHAF72j2st78OHzU7s7j7ayHO0ZXA5XtPA9/EFVX07mNxFX4qyOR2AX7XGvkvfGsSFNTySn2W6drjo0edlxGWQuJJ1JJJPaV2baHAvxkYjc8saHZjlAJcQLDfyuVDw+jSmHrOld/M0fRquUk8ULDi1KzOJUlRUyDAPCO65ei69DsLRt/wr/E95/db0Wz1Mz1YIh/ID9VZPEY9gVSbwWb9zgFxRrCdwutqHCZn+pFI7uY77LqGJ7WUlJcDK549iIN+bhoFTsX9IdRNcRfks/Tq/8ArO7wspY5pZNGWHdVZqWCHJ0lz0AUBW4VLCAZWFl9wdofLetRfUkpcbuJJO8k3J8V8K2L7rONr5IiIvq+IiIiLN1Ytm9s5aQhrvzIvcJ1b2tPDu3KuLYpKJ8rwyNpc47gBcrh7GubZ2ilhkfG8GM5rtOE4zFVMzwuuOI3OaeRHBbqpmyewz6d4lmkLXj2Izp3Pdx7grmvOTtY19mG4XuKSSWSMGVtiiqO1lGaepiroxowtbMB7vq5vIlvkrcvGtpRLE+N257XN8xZfIZMD77brqqh5sZG4zHmvVrgQCNQRcdx4qKo5OirJYuEjROzv9WUDxAd4leex9WZKOPN6zLxu72Gw+Vl57SflzUs49iXo3fBKMv1XbWWe6M9/soXy3ibMOx/jdbO0bskLZhvhkZJ/LfI8f0uPkpNzQ9tjq1w82kfZedZSiWN8Z3Pa5p8RZaGy85fSR5vWYDG7vjJZ+wXGsd9wVJpMRs4fL7L3wVmWBrP8u8f/wCbi36AHxUHhUf4bFZ4hoydglaOGYG5t/rU5ROtPOztZIO57Mp/1MPmoTa6ToKmkqODZDG4/pdz8Mymjze5v+Q+6rT+GNkn+B9tCrSvOoqWxtLnua1o3lxAHmV6Lxq6NkrCyRoe07wRcf8AB7VUFr5rRdfD4dVVsX9JEMdxA0yu5nqs895+SpOL7WVFTcPeQ33GdVviBv8AG6ndpPR46O76W72bzGfXb3e8Pn3qluaQbHet+mjgtiZn814+unqsWGXLy0WLpdYRXVlIiIiIiIiIvpjSTYak7gN6+V9xSljg5pLSNxBII7iERW7AfR3LLZ1ReJm/L/iHw9nx8lfsOw2ClZliDWDiSRmPaXHUrjElfI71nvPe5x/deRcTvKpS0z5fifl0stWnroqceCO56kruL8VhbvljHfIz7r0pa1koJje14BsS03F+VwuW7J7IOq3Z33bCDq7i4j2W/fgr03EHAmDD4mOEXVc5zi2Jh90W1e7ms2WmY04Wm59gt2mrpJBje2wOm5Pkp5FDRYlUxn/3EALeL4HZ7d8Z61u66loZ2vaHMIc06gjcVUcwtzWgyVr8hr3yVc2RdlnrIvdnLh3Pv9gtnbeO9BIRvbkcPB4WvhDMuK1Y4FkTvO3/ACpnGKIzU8sY3vY4C+69tPnZWXuDZmu8iqMTC+mcz/Ye5WzBJmY082tPmAVEbPdWWqj92oLh3SNDvrdStLFljY0+y1oPeGgKOw2jeyrqXuFmP6LIbjUtaQdFE21nj81VhwdijPr6L7lky10Y/wAyGQeMb2uHyc5R+39LnoHnixzH/PKfk5Slbh5fPBI0gdEZM1+LXstYeIC+sapukppme9G8eOUkfMBdMeA9jh+ZriWMujlad729PqvjZ+r6WkhedSY237wMp+YUgq5sFJnw9g16pkb2jrE6eagMa2oraGcxvLJG72OcwdZv8tteBXZpzJK5rSMlGK1sMDHvBsQMwuhKA2i2Niq7uH5cvvgb/iHHv3qswelKQevCw/C5zfrdSMHpPhPrxSN7i132XbaaoiN2hRPrqOobhefUKj4zgMtI/LM23uuGrXdx/ZRq6q/bWhqGFkpOV29skZt8r2Paqbj2BQAGSjnjezeYy8B7e7NbMPn3rThnc7KRpB9lgVVIxviheHDzzVcRZKwrazkREREWVhZsiIrVshsY6qIkmu2EHuLyOA5N5ny7PbY7Yoz2lqARFva3cZPs36rpjGBoAaAABYACwAHABZtXWYPAzVbvDuGmS0koy2HX7LQxRjoqSQU7bObG4RtaN1hwHO1/FVr0d47H0X4d3VkDnOF/bvqf5hy5BXVQOObHw1ALmjo5t4kbp1uGYDf371nRSMLSx++62qiGQPbLFsLW7dlPKNq4XQuMsLcwJvLEPa/Wwf5g4+8O1QODbTSwSimxAZXbmSm1nC9hmO4j9XmrguHMdC7PMH0KljlZUtuMiPUFVbZioE9dVzNN2/lsaewDke5WleUVKxhcWtDS83cQLZja1z2r1XMrw91x2UlNEYmYXG5uT6lERFErCJZERfCqxsE3LDNH7lRI35BSG02ANrICzQPGsbuTuR7DxWrs31autZ/1mvt8bSVYVameWy4x2Pss+mjbJTct2mY91wapp3Rvcx4LXNJBB3gheS6Xt/sv0rPxEQ67B+YBvc0e13j6dy5rZbkEwlZiC8lV0zqeQsP8JdLrCKdVURERERFkIiAK8bHbEdJlmqR1N7Iz7XJzuTezj3b/AH2N2H3T1Te1kZ+TnD9vNX5ZVXWW8EfqvRcO4ZitLKMth9VgC25ZWHOsLnQczuUTXbW0sPrTNJHBnWP+lZTWOdoLr0L5Y4x4iApdFSK70oRjSGJzu15DR5C5VervSDVSeq5sY5Mbr/UblWmUMrtclnS8Wp2aG/krztrhLZ6RxNg+MF7CbDdvbftHzssbD4mZ6JuY3cwmMnjpbLf+UjyXKqmvklN5Huef1OJ+qtuBVL8MfG+S5pqiNji618ri2/mDfvBVt9KWw4L3OoWdDXh9TzQ2wtY/0SukIvOnqGyNDo3BzTucDcHxXosci2RXpgQRcIiIi+oiKPx3GWUkDpX620a3i5x3D9/BdNaXGwXD3tY0udoFC4XU5cZqWe/Gw+LWt/YlWpcs2d2mYMQfUVOhkBALR1WE2Go32sLLqEMzXtDmEOaRcEG4I7CrdXGWOFxsFm8NnbIx1juT/C+1y3bnZj8NJ0sQ/Kedw3Md7vcd48uC6kvCuoWTRujkF2uFj9x2jeo6acwuvtup66kFTHh32XCEUnj+CupJ3Rv1G9ruDmncf++KjF6Nrg4XC8O9hY4tdqEREX1crICuezeG01KBNWyM6TQsivmLeIc5rb9bsO76UxFHIzGLXspoZRE7FYHzXSq70nQt/gxveebiGj9yq/W+kapf6mSIfpbc+brqqooWUkTdvVWZeI1EmrreWS2qzFZZjeWR7/icSPLcFqIisgAaKiXFxuUREX1fFkLsmCUjJ8OhZI0Oa6JoIPYLeB7VxsLs2yLr0EHwfQkLO4gSGAjqtvgwBlc09FWDFJg9QCCX0kjrHm2/0cOftAeV8jkDgC0gggEEbiDqCvDEsPbUROieOq8W7jwI7QbFV3YWvIbJSyEF8DiAQb3ZcjTuP+4LPeeczH+4a+S2Yh+ll5X7Xadj0VrREVNaiKj+lIHoofdzPv35Rb5XV4UPtZg/4qkexvrt67Pibw8RceKsUzwyUEqlXxmSBzW6rjSmcA2plo3dQ5mH1o3eqe0e6e1Q7hZYXo3NDhYjJeHZI6N2JpsV2jAto4qxl4zZw9aM+sPuO0KVXBqapdG8OY4tcNQQbELoezXpCa+0dXZrtwktZp+Ieye3d3LGqKEt8UeY6L09FxZslmTZHrsp3anZ4VkBboJG3Mbu33T2H7Fcfngcxxa8EOaSCDvBG8LvAdfUKl+kDZfpGmoiHXaPzAPaaPa7wN/Z3L7RVGE8t2i+cVouY3nM1GvkubrCyVhbS8srTJh1NRRR/imPmnlaJOjD8jY2O1bcgXLiNexYrNjzJVQx0lyJ4mzNEh1Y03uHkDhbf2hZftDSzlklVDK6VjGsIY9ojkyCzS4EXboBeyl6XawXjka5vT1E0bXNZugp43gNiHK6zHOmaLgG+eunp0CvgROyNre6pEmHPaZBlJ6IkPIBIbY5dTwFwtey6lXYdG2eSnzAR9I6qrZNwyZiYofIjTtUJtFWgtfJJDRzROJEb4XZXsuDlBy2cbdo4b1JFV4yAB+fmfko5KbDc3VIssKXwTAHVQkdnZEyNoLpJCQy7jZrbjiV44rgUtMW5wC14ux7HBzHgGxyuG/u3q3zGYsN81XwOtitko5FktSykXCBdi2KdfD4fhPye5cdC6dgeNspMIjkfrbOGN4udndZvdzPJUK5pcwAdVscJkbHK5ztLLY222o/Cx9HGfzpBpb2G7s3fy81z3Z3GDTVTJdbXs/ta7R3fz8Fp4hXunldJIbucbk/sOQC17qaGnbHHgO+qrVVa+abmDbRd8Y8EAg3BAII4g7isqi7BbVt6PoJ3hpb/Dc42Bb7tzxHDs7lbpMagaLumiH/ANjfusOWnfG8tsvW09ZHLGH3AW4igKvbmkj/AMXOeTGk/PQfNQFf6URugh7nSH+1v3X1lLK7QLiXiFPHq70zWn6Qdmuif+IjHUeeuB7Lzx7j9VTFLYttRUVQtK85fcb1W+Q3+KiSt6Fr2sAec14+qfHJKXRiwKws3WEUyrKx7N7Zy0hDXfmRe4Tq34Tw7ty6bhWMRVUeaFwcPaafWb2Obw+i4hdbNBiMkEgfE4tcOI+hHEdipVFI2XMZFatHxJ8Hhdm1T+3GzH4WXpIx+TITb9Dt5Z3cR/wquulYVtbDXxGnqwGPeMt/YceBaT6rr7gVRMcwd9LM6OThq08HNO5wXdPI74JNR7qKsiZfmw/CfYqPWQVhFaWepXDNo5qfMGkOa+2dkjQ9r7bswcvLFK9kzg5kLITbrBhdlceYDicvcFHouOW0OxAZrvG4i110Kgkb+DihpDSzNPXqGTuyOdIeWa1g0aAgrbqJI45DMzJ0FKBHSxs1Y6qlALgHX6+V2pPYFzNe4rn5Wtzuysdma25sHcwOBVM0edwevvr9PJWRU5WIVyq6RkUz4mUn42Zoz1Mji89Z2rgwMIsBfeqvjsMTZ3CnzZLNOV4Ic1xHWYbgXsbhTtPtpCJvxL6Ymp352ykRufawc6O3iRdQuGUTq2oLXSBsj87gXe2/1g2/MlfYQ5l3PuAB133y6DbRfJC12Td19y7KVLIeldEcmUPOrS4NO5xYDmA7SFHzVr3sYxxu2MEMHAZjmPiT9FfsRMzoG1HRvgrAW0rmubpUNe3Lo1w1NrX/APCrm1Yjg6OljDSYR+bIALuldq4Zt+Vu7wX2CoLzZwz7bfmVuqSRBguDkq4isWzmxslY0vzNiZqGueD13AXLWgamwBueCiaXCpZs3QsdJkF3ZGk2F7XsFYEzCSL6aqAxuABtqtQFF9SRlpsQQRvBFivhSqNZWEREREREREREREREWQVuVeLSSxsZI7MI75CfWANurm3lum5aSL5YFfQ4jJERF9XxERERERERFkFYREW/R43NFKyRryXx+oXdYDhoHXCkX47TzPa6opmg5sz3wuLS8akgsJygk2171X1m6jMTSb79slIJHDJdApNsopmyudGIXxU8rIA2Q5LP6mURnTNY7xy3Lz6SCipm0r5pIZ35JpZImh1iRdkZs4HQEHTmqHdMyrfo2DQkD8tr6+am/Uu3GasW1WKMq5Ymw5pCxjYzK5oEkrr6Egd9hxUkzYASzGGJ5D4Ys1Q86sEpFxE0C2vA68Cq7s/izaWbpSzO5rXdGCbBryLNeRbW2+ytOB7TME1JE1xDTIZamR9m5pngjUk+q2+neo5hLE3DFoB9/wA7nsuoyx5u/dU//wBLk6EzZfyw/IXXHrWvYDedOS1LKx7YYiwvbTU5vDT3AI9uQm75PE6DsCkMJqxT4YX1LI5Wvfkp4nsbe97ySZh1gBu371Pz3BgcRmTkN/8Au6j5TS4tB03VMssKy4zgrG0rakRuiMz/AMqIEuaI2jrPc52up3DktOXZKoDmsazO90QlyM1c1h3ZhwO7TtUjZ2EXv+DVcOicDooZF6z0zmOyvaWkbw4EHyK87KYZqK1lhFmywiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiLIS6wiIs3UnUY0Z3w/iNY4g1gYwBvUBuQOFzzUWi5LQdV0HEK8YXtkX1j5JJTFTNYS2nvdrmsFo4g21r7rnvUlUz9HTGSobPnrD0ks0Fj0TAfy477rW1IuFzZbuH4zNTm8Mj2dgJse9u4qm+jaTdvb27+ee6ssqSMnLbxzFHykRid9RG3Vhe2zrkbtbns3qYr9mKamjiZVGeOZzA9z2sDoml25hBsSQN9ioDCcUENS2aRnSlri/KTYF+8E6cDrbsW/h2OzzzOZLVGOOUuMhebsAOrrNINjwFrLqRjxYNyAzPf0H9Zrljmm5dmStKmwCSd8gpWmZsdyXtaQC3nZ27u3qMsun0GJQCmmNFJaKCnkvGWEPdK8dGJXP3O36DhyVbeYqCmhPRRzVE7RKTK3M2OMkhoa3cSbE3K4jqnOJBb2A30vmunwNABB8/sqpZLK0w4bBXyB7B+GYyEvqSG/lscLgdGL+1pp3qLxLBWRx9JFURTMuBYEtkF+cbhfx1VlszScJ1/P4ULoiBcaKJREUyiREWURYRERERERERERERERERERERERERERERERF6xzuaCGuIDhZwBIBF72I4qap9qR0cbJ6eKcxDLG5+cEN3hpykZgO1QCLh8bX6hdteW6K8YNjkYpRHTzsppnPdJL0kX5b/dYHahrAOBCre0FUXzEObCHN6pMAAY8782mh8OSjLrCjZA1ji4brt8pc0AoiIp1CiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIiIv/Z" alt="Anak Ringan Tangan" width="192" height="262" />Senang rasanya melihat <span style="text-decoration: underline;"><em>Anak Ringan Tangan</em></span> atau suka membantu, tetapi.. bagaimana jika ringan tangan yang dimaksudkan disini adalah <em>“plak-plok” </em>alias mudah melayangkan pukulan? Wah.. Pasti mengesalkan ya.. Kasus <em>Anak Ringan Tangan</em> ini termasuk fenomena yang sering terjadi. Entah itu di sekolah atau di lingkungan rumah, pasti ada saja anak yang hobi main pukul. Lantas, apakah kasus ini bisa dianggap wajar sebagai kenakalan anak ?</p>
<h2 style="text-align: justify;">Anak Ringan Tangan</h2>
<p style="text-align: justify;"><strong>2-3 Tahun Wajar<br />
</strong>Perilaku memukul biasanya muncul pada anak yang belum bisa berbicara atau baru mulai belajar bicara, yakni di usia 2 sampai dengan 3 tahunan. Pada usia tersebut, bisa dikatakan sebagai usia transisi awal pada perkembangan anak, dimana anak sedang mengalami keinginan yang sangat besar untuk menjadi mandiri. Dilain pihak, kemampuan bahasa anak masih belum mencapai tahap yang cukup untuk bisa berkomunikasi dengan sempurna. Gap terhadap kedua kemampuan yang sedang berkembang ini akan &#8216;dilepaskan&#8217; oleh anak dalam bentuk tindakan fisik seperti bertindak agresif dan sejenisnya. Memang hanya itulah cara yang paling mudah dilakukan oleh anak untuk mengungkapkan emosinya.<br />
Perilaku memukul juga bisa terjadi pada anak yang punya energi berlebihan. Jika ia banyak dilarang sementara energinya tetap ada dan ia tak tahu cara menyalurkannya, akibatnya ia lalu memukul atau melakukan perilaku agresif lainnya. Dalam buku <em>What to Expect the Toddler Years</em> karya Einsenberg, Murkoff &amp; Hathaway, dikatakan, banyak perilaku agresif anak usia ini berhubungan dengan frustrasi. Ini karena dalam diri mereka seringkali muncul konflik antara rasa percaya dan tak aman, keinginan mandiri dan ketergantungan, keinginan berkuasa dan keadaan tak berdaya. Ditambah lagi, anak usia ini memiliki rasa ingin tahu yang besar serta senang bereksperimen. Hal lain yang mempengaruhi perilaku agresif anak adalah sifat anak yang masih egosentris, yaitu masih sulit memahami apa yang dirasakan atau dipikirkan orang lain, atau berempati. Dia tidak paham, memukul orang lain akan menyebabkan orang itu kesakitan.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Anak Ringan Tangan</h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>Darimana Mereka Belajar ?<br />
</strong>Para peneliti dari Universitas of Minnesota, Amerika Serikat, menyebutkan pada umumnya pembawaan bayi adalah tenang. Tetapi pada satu masa di awal usia balita, anak bisa punya kebiasaan suka memukul. Sifat agresif itu mencapai puncaknya saat balita berusia 2,5 tahun, kemudian mereda. Namun pada kenyataannya, ada juga sebagian anak yang tetap berperilaku agresif sampai ia berusia 6 tahun. Padahal, anak yang masih bersikap agresif di usia TK atau kelas 1 sekolah dasar berpotensi besar membawa sikap itu sampai besar. Ada beberapa faktor turut andil sebagai penyebab anak keterusan hobi main tangan, diantaranya :</p>
<ol>
<li>Pola asuh orangtua<br />
Sebagaimana diketahui bahwa bayi usia 3 bulan pun sudah bisa meniru. Jika sejak bayi si ibu bersikap kurang sabar atau suka mengomel, besar kemungkinan bayinya akan tumbuh menjadi anak berperilaku buruk. Bisa juga disebabkan karena pola asuh orangtua yang terlalu permisif, yakni terlalu membiarkan atau serba membolehkan apapun yang dilakukan anak.</li>
<li>Genetik<br />
Pola asuh bukan faktor tunggal dalam pembentukan perilaku anak. Hal penting yang juga berpengaruh adalah faktor genetik.</li>
<li>Pengaruh eksternal<br />
Sikap agresif anak juga bisa timbul dari pengaruh sekelilingnya, seperti tayangan televisi atau video games dan teman sebayanya. Untuk itu, orangtua perlu mengontrol tontonan, games dan dengan siapa anak biasanya bermain.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><em><span style="text-decoration: underline;">Anak Ringan Tangan</span></em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Menangkis Pukulan Anak<br />
</strong>Meskipun memukul atau perilaku agresif lainnya adalah reaksi alamiah ketika seseorang merasa kesal, marah, atau frustrasi. Akan tetapi, bukan berarti Anda boleh mengijinkan anak Anda memukul. Anda tetap tak boleh membiarkan ia memukul, hanya karena ia masih terlalu kecil untuk mengetahui hal yang baik. Memang, masih cukup sulit baginya untuk mengerti perbedaan benar dan salah, tetapi ia sepenuhnya akan mengerti mana tingkah laku yang Anda inginkan dan mana tingkah laku yang Anda larang. Lagipula, dengan membiarkan anak memukul, lama-lama ia tidak mengenal cara lain untuk mengungkapkan perasaan-perasaannya. Jika memukul akhirnya menjadi kebiasaan, ia akan dijauhi oleh teman-temannya yang berarti menghambat perkembangan sosialisasinya. Nah, berikut ini ada beberapa cara yang dapat orangtua lakukan untuk mencegah dan menghadapi <em>Anak Ringan Tangan</em>, yaitu :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Kendalikan emosi Anda sendiri<br />
Kemampuan Anda sebagai orangtua untuk mengendalikan emosi/rasa marah Anda sendiri merupakan langkah pertama yang akan menentukan apakah Anda akan bisa mengendalikan anak Anda atau tidak. Bagaimana mungkin Anda meminta anak Anda tidak boleh memukul dengan cara Anda memukulnya. Padahal anak seusia ini melakukan segala sesuatunya dengan cara meniru lingkungannya.</li>
<li style="text-align: justify;">Peringatan awal atau dini dan Batasan yang jelas<br />
Dengan peringatan awal ini, anak menjadi tahu dan siap secara mental terhadap apa yang akan terjadi jika dia berbuat sesuatu yang diluar batasan yang telah Anda tetapkan. Anda harus dengan jelas dan singkat menyampaikan kepada anak Anda hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukannya di setiap kegiatan/permainan bersama dengan orang lain. Dan yang paling penting adalah Anda harus secara konsisten menjalankan apa yang telah anda sampaikan kepada anak Anda.</li>
<li style="text-align: justify;"><em>Cooling down</em> atau <em>Time-out<br />
</em>Berhenti sejenak adalah cara yang baik untuk mengatasi dorongan memukul, tetapi bukan merupakan tindakan hukuman. Ini merupakan satu cara untuk mengendalikan emosi anak, agar ia melihat apa yang salah dan bagaimana memperbaikinya. Tapi jangan gunakan <em>time-out</em> untuk menguliahinya. Petuah diberikan setelah <em>time-out</em> selesai dan ia sudah mulai tenang.</li>
<li style="text-align: justify;">Mengajarkan tindakan alternatif<br />
Setelah anak anda sudah tenang, Anda bisa membicarakan secara baik-baik dengan anak anda apa yang telah membuat dia marah. Tekankan bahwa dia boleh marah, tetapi tidak boleh melampiaskannya dengan melempar, memukul ataupun menggigit. Anda bisa mengajarkan alternatif lain seperti misalnya dengan menulis, menendang bola, atau yang lain.</li>
<li style="text-align: justify;">Memberikan pujian<br />
Hendaknya sebagai orangtua tidak hanya memperhatikan perilaku anak yang kurang baik saja, tetapi juga memperhatikan tindakannya yang baik dan dengan tulus memberikan pujian. Contohnya, jika dia sedang bermain perosotan dengan teman-temannya dan anak anda tidak mendorong temannya tetapi bisa sabar menunggu giliran, maka pujilah bahwa tindakannya itu sangat bagus. Dengan begitu dia merasa mendapatkan perhatian lebih baik dengan emosi yang positif daripada merasa diperhatikan setelah berbuat kesalahan.</li>
<li style="text-align: justify;">Selamatkan korban<br />
Jika anak lain sampai menangis karena dipukul anak Anda, segera pusatkan perhatian pada anak itu dan hiburlah daripada menegur anak Anda. Jika anak Anda menyerang, pisahkan anak lain itu dengan aktivitas lain, lalu tenangkan anak Anda. Dengan nada rendah dan tanpa kemarahan, jelaskan secara ringkas bahwa memukul adalah perilaku yang tak dapat diterima dan mengapa hal itu tak boleh dilakukannya. Misalnya, Anda dapat mengatakan, &#8220;Kamu menyakiti Andi ketika kamu memukulnya.&#8221;</li>
<li style="text-align: justify;">Jangan mempermalukan<br />
Kata-kata yang Anda gunakan untuk membuat ia berhenti memukul dapat menjadi suatu kekuatan tersendiri. Jika Anda sampai mempermalukannya, Anda hanya akan membuat ia melawan dan bertindak defensif. Jangan berkata, &#8220;Kamu memang anak nakal!&#8221; tapi katakan, &#8220;Ibu tidak suka bila kamu memukul.&#8221;</li>
<li style="text-align: justify;">Tunjukkan perilaku yang Anda inginkan<br />
Jika ia memukul Anda, dengan tenang jauhkan tangannya dan pegang ia. Katakan dengan singkat dan sungguh-sungguh, tetapi tanpa kemarahan, &#8220;Tadi waktu adik pukul Ibu rasanya sakit lho..&#8221; Lalu, gunakan tangannya untuk mengusap secara lembut, bagian tubuh Anda yang ia pukul, dan katakan, &#8220;Kalo tangan adik digunakan untuk seperti ini, Ibu suka..&#8221;</li>
<li style="text-align: justify;">Jangan gunakan pukulan untuk menerapkan disiplin<br />
Jika Anda melarangnya memukul, tetapi Anda malah memukul tangannya saat melarang sesuatu, maka Anda tak membantu ia melihat apa yang seharusnya ia ketahui dari suatu kebiasaan. Dengan Anda memukulnya, ia belajar bahwa memukul merupakan satu cara agar orang lain mematuhi perintahnya atau memenuhi keinginannya.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Masih banyak hal-hal lain yang bisa dilakukan, semoga 9 point di atas sudah cukup mewakili dan cukup efektif untuk menangani <em>Anak Ringan Tangan</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Maroji’ <a title="Anak Ringan Tangan" href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=2&amp;ved=0CDAQFjAB&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.ibudanbalita.com%2Fdiskusi%2Fpertanyaan%2F5870%2Fcara-mengajarkn-anak-agar-tidak-ringan-tangan-&amp;ei=boB6T7ePLoSqrAeZqomGAg&amp;usg=AFQjCNGQeSzqPcibyMpB7pe9mPjEuYa2aA&amp;sig2=J4aKB1uz-gM1RWHXbbcRGg">Anak Ringan Tangan</a>:<br />
</em></strong>Santrock, JW<em>.</em> 1995.<em> Life Span Development</em> Terjemahan. <em>Jilid 1</em>. Jakarta : Erlangga</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yarobbi.com/bulletin-ash-shihah/anak-ringan-tangan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

