Petunjuk Rosul dalam Makan dan Minum

Kesehatan ibarat harta yang berharga, karunia dan rahmat ALLAH yang harus kita syukuri dengan menjaga nikmat sehat dan menggunakannya untuk kebaikan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan pola makan yang sehat, namun saat ini lingkungan justru semakin memfasilitasi masakan serba instant, cepat dan murah, memang memudahkan, tetapi akankah menyehatkan ? Sebenarnya tak perlu mengeluarkan biaya yang mahal dalam membiasakan diri hidup dengan pola makan sehat, sebagaimana yang kita ketahui Rasulullah sangatlah jarang sakit pertama bisa dilihat dari pola makan beliau.

    Berikut pola makan ala Rasulullah :

  • Tidak makan kecuali lapar dan berhenti sebelum kenyang.
  • Ibnul-Qayyim berkata “Barang siapa memperhatikan makanan Rosulullah dan apa yang beliau makan tentu akan mendapatkan bahwa beliau tidak pernah memadukan antara :
    a. Susu dengan ikan
    b. Susu dengan makanan yang asam
    c. Susu dengan telur
    d. Susu dengan daging
    e. Dua jenis makanan yang sama-sama panas
    f. Dua jenis makanan yang sama-sama dingin
    g. Dua jenis makanan yang sama-sama lengket
    h. Dua jenis makanan yang sama-sama keras
    i. Dua jenis makanan yang sama-sama mengkerut
    j. Dua jenis makanan yang sama-sama lembek
    k. Dua jenis makanan yang berbeda, yang keras dan yang lembek
    l. Dua jenis makanan yang berbeda, yang mudah dicerna dan sulit di cerna
    m. Dua jenis makanan yang di panggang dan di rebus
    n. Daging yang segar dengan daging yang sudah di buat dendeng
  • Rosululloh shallallohu ‘alaihi wassallam tidak menyukai makanan yang dimasak dua kali dan basi lalu di hangatkan kembali untuk esok hari.
  • Rosululloh tidak menyantap makanan yang busuk/ basi dan sangat asin, seperti asinan dan makanan yang di rendam dengan cuka.
  • Nabi biasa mengurangi makanan yang panas dengan makanan yang dingin, yang kering dengan yang segar, sebagaimana beliau memakan mentimun dan kurma, kurma dan mentega.
  • Apabila Anda penyuka daging, maka Rosululloh biasa memakan bagian paha dan bagian kaki depan domba, karena mudah di cerna termasuk juga daging bagian lengan.
  • Rosululloh apabila makan beliau tidak bersandar. Dalam hadits Anas disebutkan”Aku pernah melihat Rosululloh Sallallohu Alaihi Wasallam duduk bersila sambil makan kurma.” (Shohih Muslim,2044). Duduk bersila disini adalah mempertemukan telapak kaki kiri pada punggung telapak kaki kanan sebagai wujud tawadhu’ pada ALLAH. Dan ini merupakan cara duduk yang paling ideal saat makan, hasil penelitian cara duduk seperti ini saat makan dapat mencegah dari penyakit usus buntu dan memudahkan jalannya makanan yang masuk ke dalam perut.
  • Beliau biasa makan dengan tiga jari. Dari Abu Hurairah r.a dia berkata”Rosululloh SAW tidak pernah mencela makanan jika tertarik beliau memakannya dan jika tigak maka beliau meninggalkannya dan tidak memakannya.” Muttafaq ‘Alaihi:AlBukhori 5409,Muslim 2064.

Di samping tata cara makan ala Rosul, ada pula tuntunan dalam hal minum yang telah dicontohkan oleh Rasulullah. Ibnul Qoyyim berkata:”Rosululloh SAW biasa meminum madu yang di campur air dingin yang demikian ini di maksudkan untuk menjaga kesehatan, minum madu di campur dengan air sebelum makan dapat meluruhkan dahak dan lendir, membersihkan pengendapan di perut, menyingkirkan ampas-ampas di perut, membuatnya hangat secara alami.” Sedangkan minuman yang di sukai nabi adalah dingin dan manis, adab Rosululloh ketika minum adalah duduk dan beliau biasa bernafas 3x dalam minumnya serta tidak bernafas dalam gelas dan menjauhkan mulut dari gelas.

Subhanallah, Rasulullah benar-benar teladan untuk semua sisi kehidupan ya.. (asma)

Penyusun: Crew Ash Shihah



Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco

Bad Behavior has blocked 111 access attempts in the last 7 days.

Switch to our mobile site