Siapa sih yang gak kenal sama penyakit yang satu ini.. namanya popular terutama di kalangan anak kos dan aktivis dengan segudang kesibukan yang membuat lupa akan hak perut. Yup ! Maag, begitu khalayak umum menyebutnya atau dalam bahasa keren dunia medis biasa disebut Gastritis.
Berkenalan dengan Gastritis
Gastritis yang biasa orang awam mengatakannya maag adalah peradangan yang terjadi di lambung akibat meningkatnya sekresi asam lambung dan mengakibatkan iritasi/perlukaan pada lambung. Hal-hal yang dapat meningkatkan sekresi lambung baik obat-obatan, garam, empedu, atau enzim-enzim pankreas dapat merusak mukosa lambung mengakibatkan terganggunya pertahanan mukosa lambung dan memungkinkan difusi kembali asam atau pepsin kedalam jaringan lambung, sehingga menimbulkan peradangan lambung. Peradangan respon mukosa lambung iritasi yang terus menerus akan mengakibatkan terjadinya peradangan pada jaringan dan dapat juga menyebabkan perdarahan. Ditambah lagi dengan masuknya zat-zat asam dan basa yang bersifat korosif akan mengakibatkan peradangan atau nekrosis, sehingga dapat menyebabkan perdarahan.
Penyebab gastritis (maag) belum diketahui secara pasti, sering kali akibat :
1. Stress
2. Mengkonsumsi alkohol
3. Merokok
4. Obat-obatan (terutama obat-obat analgetik-anti inflamasi seperti : aspirin (antalgin, postan dll), salicylat, indometahacin, sulfonamide, steroid)
5. Infeksi,bakteri atau virus yang mengeluarkan endotoksin
6. Sekresi cairan pankreas atau empedu yang mengalir kembali kelambung
7. Radiasi
8. Bahan-bahan yang bersifat korosif (merusak)
9. Terlambat makan
Macam Gastritis
1. Gastritis akut, adalah suatu peradangan pada permukaan mukosa lambung, gastritis akut yang korosif
2. Gastritis kronis/menahun adalah suatu peradangan pada bagian permukaan mukosa lambung yang sudah menahun
Jeli Melihat Gejala
Tidak sedikit yang kurang menyadari tanda-tanda gastritis. Rasa nyeri di daerah sekitar perut yang sebenarnya maag, tetapi seringkali diabaikan begitu saja dan baru tersadar saat nyeri tersebut berlangsung lama, sering terjadi bahkan sudah sampai tipe akut atau kronis. Adapun gejala dari gastritis, antara lain :
1. Daerah lambung (efigastrium) terasa nyeri, perih atau dapat juga terasa terbakar
2. Rasa penuh di daerah lambung / perut
3. Rasa tidak enak di daerah lambung (perut)
4. Dapat disertai juga rasa kembung didaerah perut (lambung)
5. Berkurangnya nafsu makan.
6. Adanya perasan mual dan mau muntah.
Berdamai dengan Maag
Saat maag menyerang yang dilakukan pertama kali adalah menetralkan asam lambung dengan antasida dan istirahat. Selang 30 menit-60 menit setelahnya, mulailah mengisi perut dengan makanan yang lunak, seperti bubur, sup krim, roti bertekstur lembut, dan sebagainya. Untuk mencegah maag kembali beraksi, ikhtiar yang bisa dilakukan antara lain :
1. Mengatur pola makan dengan mengkonsumsi makanan seimbang 3x dalam sehari.
2. Sedia snack atau roti setiap saat, untuk mengantisipasi ketika belum sempat untuk makan besar.
3. Hindari makan-makanan yang dapat memperberat nyeri/penyakit seperti makanan yang berbumbu banyak dan merangsang-cabe, merica dan sejenis asam-asaman atau makanan yang mengandung minyak banyak.
4. Lakukan relaksasi dan hindari stress.
Dengan istiqomah mengatur pola makan dan menghindari makanan pedas dan asam, serta bisa rileks saat dihadapkan dengan stressor (tugas yang menumpuk atau masalah), insyaALLAH gastritis kecil kemungkinannya untuk semakin kritis. (syifa, Edisi 13/April 2010/1431 H)
Bad Behavior has blocked 111 access attempts in the last 7 days.