Banyak masyarakat umum yang sudah mengenal gejala. Terkadang mereka datang ke klinik kemudian menanyakan migren bisa sembuh gak dengan berbekam? Hipertensi bisakah sembuh dengan bekam, vertigo bisakah sembuh dengan bekam?dan berbagai macam gejala yang ada seperti batuk, pilek, mual, muntah, nyeri pinggang, sesak napas dan lain-lain. Itu semua adalah gejala.
Gejala merupakan perwujudan luar dari suatu penyakit, seperti sakit kepala dan demam. Sedangkan Sindrom adalah mempertimbangkan kondisi yang disebabkan oleh penyakit, sifatnya, daerah yang terinfeksi, dan hubungan antara faktor penyebab penyakit dan energi yang terdapat dalam diri si pasien. Sindrom mengambil pandangan yang lebih luas dan menyeluruh terhadap suatu penyakit.
Pengobatan China mengikuti metedologi empat bagian dalam diagnosis: pengamatan / inspeksi, pemeriksaan bagian dalam tubuh dan penciuman, interogasi / anamnesa , dan palpasi / pengambilan denyut nadi. Empat langkah diagnosis ini mula-mula digunakan dalam konsultasi dan hasilnya digabungkan untuk sampai pada diagnosis berdasarkan analisis gejala dan tanda tangan. Kemudian, pengobatan yang diresepkan akan didasarkan pada diagnosis tersebut.
Jadi, pengobatan tradisional China bekerja dengan “sindrom” dan bukan “gejala”.
Itu sebabnya mengapa pasien yang menderita gejala yang sama yang tidak memiliki sindrom yang sama akan diberikan pengobatan yang berbeda. Sebaliknya, gejala berbeda yang merupakan bagian dari sindrom yang sama akan diberikan pengobatan yang sama.
Didalam bekam sinergi ini kita menggunakan kedua istilah ini. Maksud penyakit adalah diagnosa penyakit menurut kedokteran modern. Sedangkan sindrom adalah diagnosa menurut TCM. Yaitu, kumpulan dari gejala-gejala dan tanda yang dikelompokkan dalam sebuah nama sindrom. Kita menggabungkan ini karena masyarakat tahunya adalah diagnosa medis modern. Sehingga harus disinergikan.
Menurut diagnosa medis bronchitis adalah radang pada bronkus. Dengan gejala batuk yang terus menerus dengan disertai sputum.
Gejala atau penyakitnya sama yaitu batuk tetapi mempunyai sindrom yang beda, terapinya pun akan beda. Saat kedua diagnosa ini tidak disinergikan maka akan terjadi kesalahan terapi. Maka kenalilah sindrom penyakitnya terlebih dahulu sebelum membekam.
Dalam kasus yang lain dimungkinkan gejala yang beda diterapi dengan obat yang sama. Misalnya ada seorang yang mengeluh lehernya kenceng dan tegang. Kemudian ada pasien yang lain dengan keluahan maag/gastritis. Bisa jadi dua gejala yang berlainan ini terapinya sama yaitu di berikan Temulawak atau pegagan. Atau diberikan Talbinah secara Thibbun Nabawi dan dibekam basah.Karena dua pasien tadi mempunyai sindrom yang sama yaitu Ekses Yang Hati maka gejala yang beda terapinya sama.
Penentuan sindrom adalah kunci utama diagnosis di TCM. Maka dengan sinergi ini harus diperhatikan apa diagnosa medis, kemudian dimasukkan dalam diagnosa TCM, baru bisa ditentukan terapinya dalam Bekam sinergi ini.
Author is dr Achmad Ali Ridho Akp
Bad Behavior has blocked 111 access attempts in the last 7 days.